12 September Sebagai Hari Kesehatan Gigi Nasional

Jakarta, 12 September 2011 – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH., DR PH. yang diwakili oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Kesehatan dr. Bambang Giyatno MPH secara resmi membuka dimulainya Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2011 di Lapangan Gasibu, Bandung.

Jakarta,12 September2011 – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH., DR PH.yang diwakili olehKepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Kesehatan dr. Bambang Giyatno MPHsecara resmi membuka dimulainya Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN)2011di Lapangan Gasibu, Bandung, Senin (12/9). Bersamaan dengan ini, kemitraan Unilever, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) mencanangkan 12 September sebagai Hari Kesehatan Gigi NasionalterkaitdenganHari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia (World Oral Health Day)yang dicanangkan World Dental Federation (FDI) sejak tahun 2008. BKGN 2011 ini akan berlangsung hingga 29 Oktober 2011 di 14 Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan 6 kota PDGI cabang.

Drg. Ratu Mirah Afifah.,GCClindent., MDSc,Professional Relationship Manager Oral Care PT Unilever Indonesia Tbk,mengungkapkan melalui kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, dimana salah satu caranya adalah dengan menyikatgigi secara teratur dan benar, yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidurdan secara rutin berkunjung ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. “Pesan ini disampaikan utamanya diarahkan kepada anak dan orang tua dengan harapan bahwa ke depannya mereka sadar akan pentingnya mengunjungi dokter gigi secara rutin serta mengetahui cara dan waktu tepat menyikat gigi”.

Drg. Zaura Anggraeni MDS, Ketua Pengurus Besar (PB) PDGI, mengungkapkan, “Pemeriksaan rutin ke dokter gigi sangat penting mengingat kesehatan gigi memainkan peran vital bagi kesehatan organ tubuh lainnya. Kesehatan gigi yang berkualitas akan berdampak pada tubuh yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.”

Sementara itu, Prof. Dr. H. Eky S. Soeria Soemantri drg., Sp. Ortho (K),Ketua AFDOKGI sekaligus Dekan FKG Universitas Padjadjaran (Unpad) dan 14 FKG, menyatakan kesiapannya dalam penyelenggaraanBKGN 2011, ”Kami, civitas akademika FKG Unpad, menyatakan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan sebagai tempat pertama penyelenggaraan kegiatan pemeriksaan gigi gratis dalam rangka BKGN 2011. Para dokter gigi dan calon dokter gigi yang kompeten mengerahkan segenap upaya guna menyukseskan acara ini. Selain itu, dalam hal sarana dan prasana kamipun telah siap.”

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan kesepakatan antara PT Unilever Indonesia, PDGI dan AFDOKGI sebagai bentuk komitmen kerja sama berkelanjutan yang disaksikan oleh Menteri Kesehatan RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH., DR PH yang diwakili oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Kesehatan dr. Bambang Giyatno MPH.

Penyelenggaraan BKGN tahun ini tak lepas dari kondisi kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia yang masih cukup memprihatinkan. Menurut data Riskesdas 2007, sebanyak 43,4% masyarakat Indonesia berusia 12 tahun ke atas mempunyai karies aktif (karies yang belum tertangani) dan 67,2% memiliki pengalaman karies (terdapat lebih dari 1 buah gigi yang mengalami kerusakan). Selain itu, kegiatan BKGN ini kembali dilaksanakan karena melihat adanya peningkatan signifikan anggota masyarakat yang mengunjungi RSGM di FKG pada BKGN 2010, tercatat sebanyak 19,584 masyarakat Indonesia yang telah berpartisipasi. Lebih lanjut, Prof. Eky mengungkapkan, “BKGN 2011 memberikan fasilitas berupa satu penambalan sederhana yang tidak melibatkan perawatan syaraf gigi (menggunakan bahan tambal amalgam, komposit, atau glass lonomer), satu pencabutan tanpa komplikasi gigi sulung atau gigi tetap, pembersihan karang gigi, dan perawatan pencegahan gigi berlubang dengan aplikasi Fluoride atau Fissure Sealant.”

Drg. Mirah juga menjelaskan bahwa kegiatanBKGN 2011 ini sejalan dengan misi sosial Pepsodent dalam menciptakan Senyum Sehat Senyum Indonesia dan merupakan salah satu kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dari Unilever, dimana kegiatan yang berkesinambungan ini bertujuan untuk memperbaiki kesehatan gigi masyarakat Indonesia. Masyarakat yang berpartisipasi pada BKGN 2011 juga akan turut menyukseskan kegiatan (CSR) Pepsodent dimana setiap orang yang memeriksakan giginya akan menulis namanya di bola putih yang akan dimasukkan ke celengan gigi raksasa. Pada akhir periode akan dihitung bola yang terkumpul, 1 bola putih mewakili sejumlah 5 set pasta gigi dan sikat gigi untuk diberikan kepada anak-anak yang kurang mampu.

“Saya berharap inisiatif yang dilakukan Unilever, PDGI dan AFDOKGI padaBKGN yang keduaini dapat menjadikan tanggal 12 September sebagai pencanangan hari kesehatan gigi se-Indonesia,” pungkas Mirah.

PT Unilever Indonesia Tbk

Graha Unilever

Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 15

Jakarta 12930

+62 21 5299 6773

media-relations.indonesia@unilever.com

Back to top