Lewati ke content

Unilever Indonesia Ubah lokasi


Penjualan Domestik Tumbuh 5,8%, PT Unilever Indonesia, Tbk. Berhasil Membalikkan Kinerja di Kuartal I 2022

Tangerang, 28 April 2022 – PT Unilever Indonesia, Tbk. (“Perseroan”) mengumumkan laporan kinerja keuangan untuk kuartal I 2022 (tidak diaudit). Setelah dua tahun menghadapi berbagai tantangan selama pandemi Covid-19, di awal tahun 2022 ini Perseroan berhasil mencetak penjualan bersih sebesar 10,8 triliun, dimana penjualan domestik bertumbuh sebesar 5,8% year on year atau 13,9% quarter on quarter. Perseroan juga berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 19,0% year on year dengan membukukan laba sebesar 2 triliun.

Pertumbuhan di kuartal I 2022 ini didorong oleh upaya membangun fundamental kuat untuk pertumbuhan dan kemenangan jangka panjang yang difokuskan dan dilakukan secara konsisten oleh Perseroan sejak pertengahan 2021. Hal ini juga didukung oleh pulihnya perekonomian Indonesia dan kembalinya mobilitas masyarakat yang mendorong peningkatan daya beli konsumen.

Ira Noviarti, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. menyampaikan, "Ini adalah awal yang kuat untuk tahun 2022 yang kami harap akan terus membaik bagi Unilever Indonesia. Penting bagi perusahaan sebesar kami untuk memiliki fundamental yang solid agar kembalinya pertumbuhan ini terus berjalan.”

Lebih jauh Ira menjelaskan bahwa tim Unilever Indonesia menekankan pentingnya menguatkan fundamental bisnis yang berfokus pada tiga pilar yaitu memperkuat pondasi di Distributive Trade; membangun kekuatan di channel Modern Trade dan channel masa depan (e-Commerce), dan meningkatkan investasi serta kekuatan di kategori dan brand-brand kunci.

Menguatnya fundamental-fundamental tersebut menjadi kunci pertumbuhan Unilever Indonesia. Di kuartal ini, Distributive Trade Perseroan mencatatkan pertumbuhan double digit, sementara channel e-commerce menggandakan kinerja dengan bertumbuh sebesar 100%. Empat divisi yang berhasil mendorong pertumbuhan Perseroan adalah divisi Food, Beverage, Personal Care, dan Unilever Foods Solution (UFS). Brand Royco, Bango dan Buavita menjadi penopang utama pertumbuhan divisi Food dan Beverage. Demikian juga halnya dengan divisi Personal Care yang berhasil membukukan pertumbuhan penjualan didorong oleh kinerja yang kuat dari kategori Oral Care dan Deodorant. Hasil yang membanggakan juga ditunjukkan oleh Unilever Foods Solution (UFS) yang bertumbuh sebesar 25%. Kinerja ini berhasil membawa UFS pada posisi yang lebih baik dibandingkan dengan sebelum pandemi.

Selama kuartal I 2022 Perseroan meluncurkan beberapa inovasi yang sejalan dengan strategi prioritas Unilever Indonesia dalam hal perluasan portfolio ke segmen premium dan value serta penguatan core, diantaranya:

  • Lux Hijab Series Zaitun & Madu dengan 100% Natural Tree Oil;
  • Dove Hyaluron Serum Shampoo Purifying & Restoration;
  • Wipol Bioshield Cegah Kuman Datang Hingga 3 Hari;
  • Royco bumbu kaldu ayam dan jamur tanpa penguat rasa;
  • Lifebuoy 3-in-1 (Bodywash, Handwash, Shampoo) yang ampuh melawan 99.9% kuman;
  • Paddle Pop Upin Ipin yang kaya akan Vitamin C untuk segmen value.

Sejak pertengahan tahun lalu, Perseroan fokus menjalankan lima strategi utama untuk memenangkan persaingan di tengah begitu banyaknya tantangan: 1) Memperkuat dan unlock potensi penuh dari brand-brand besar dan produk utama melalui inovasi dan program marketing terdepan untuk mendorong pertumbuhan pasar; 2) Memperluas dan memperkaya portfolio ke premium dan value segment; 3) Memperkuat kepemimpinan di channel utama (GT dan Modern Trade) dan channel masa depan (e-Commerce); 4) Penerapan E-Everything di semua lini, termasuk memimpin di Digital & Data Driven capabilities; 5) Tetap menjadi yang terdepan dalam mewujudkan bisnis yang berkelanjutan.

Ira menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan strategi ini untuk menghadapi situasi eksternal yang terus berubah, “Kami melihat hasil kuartal 1 2022 ini menunjukan bahwa lima strategi utama kami tepat sasaran, jadi saya percaya dan optimis bahwa kami sudah berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan pertumbuhan bisnis yang konsisten, kompetitif, menguntungkan, dan bertanggung jawab. Semoga mobilitas terus naik, perekonomian negara semakin membaik, dan kami dapat terus bertumbuh bersama masyarakat Indonesia,” tutup Ira.