Kelezatan Warisan Kuliner Dari Barat Hingga Timur Nusantara Di Festival Jajanan Bango 2015

Pertamakalinya hadir di Yogyakarta, Festival Jajanan Bango persembahkan 56 hidangan autentik dari Barat hingga Timur Nusantara untuk manjakan lidah pecinta kuliner

Yogyakarta, 17 Mei 2015 – Kecap Bango produksi PT Unilever Indonesia Tbk, senantiasa sepenuh hati berkomitmen menjalankan misi sosial melestarikan warisan kuliner Nusantara, salah satunya melalui pelaksanaan festival kuliner akbar tahunan Festival Jajanan Bango (FJB), yang tahun ini memasuki tahun pelaksanaan ke-10 dan untuk pertamakalinya turut dihadirkan di kota Yogyakarta.

Nuning Wahyuningsih, Senior Brand Manager Bango PT Unilever Indonesia Tbk. mengatakan, ”Tahun ini, Bango memiliki misi besar untuk mendorong kecintaan dan kebanggaan masyarakat luas terhadap ragam kekayaan warisan kuliner Nusantara. Sebagai bagian penting dari misi tersebut, kami menghadirkan FJB dengan tema 'Persembahan Kuliner Dari Barat ke Timur Nusantara' untuk mengapresiasi para legenda kuliner Nusantara dan juga memuaskan selera para pecinta kuliner Nusantara.”

FJB menghadirkan 56 legenda kuliner Indonesia yang telah teruji kelezatan serta kesohorannya untuk memanjakan lidah para pecinta kuliner Nusantara. Di FJB kali ini, para pecinta kuliner akan diajak untuk bertualang menjelajah khasanah kuliner Nusantara, mulai dari Area Indonesia Bagian Barat, Area Indonesia Bagian Tengah, hingga Area Indonesia Bagian Timur.

“Diantara puluhan kuliner pilihan yang Bango hadirkan bagi masyarakat Yogyakarta, ada 3 legenda kuliner yang bulan April lalu telah mengharumkan nama Indonesia di pentas kuliner dunia melalui ajang World Street Food Congress 2015. Mereka adalah Gudeg Yu Nap, Kupat Tahu Gempol, dan Ayam Taliwang Bersaudara. Di pesta kuliner internasional yang diikuti 12 negara itu, ketiga legenda kuliner Indonesia mendapatkan sambutan yang luar biasa, maka kami turut menghadirkan mereka dalam FJB tahun ini,” jelas Nuning.

Jeffry Sie, pemilik warung makan Gudeg Yu Nap berkisah tentang pengalamannya di helatan WSFC 2015 lalu. “Dari sore hingga malam hari, antrian panjang tidak pernah berhenti di depan stand kami, saya bangga betul rasanya. Bukan hanya orang Jogja, orang Bandung, atau orang Indonesia saja yang suka makan gudeg. Tapi kuliner khas Nusantara kita ternyata juga laku keras di ajang internasional! Ini harus jadi kebanggan kita bersama,” kata pria yang membangun usaha gudeg bersama Mbakyu Zaenab di Bandung sejak tahun 2006 itu.

Di penyelenggaraan FJB tahun ini, Bango juga menobatkan 10 Jagoan Kuliner Nusantara yang merupakan penjaja kuliner favorit pilihan masyarakat Indonesia. Selama beberapa bulan menjelang pelaksanaan FJB, Bango mengajak masyarakat melakukan voting untuk legenda kuliner Nusantara favorit mereka melalui tiga saluran digital, yaitu Facebook fanpage Bango Warisan Kuliner, Mobile Application Warisan Kuliner dan website www.bango.co.id . Dari pilihan 50 legenda kuliner asal Barat, Tengah hingga Timur Nusantara yang dikurasi oleh Bango, 10 legenda kuliner dengan pemilih terbanyak telah dinobatkan sebagai 10 Jagoan Kuliner Nusantara, dan 5 diantaranya dihadirkan di FJB Yogyakarta.

FJB 2015 diselenggarakan di 3 kota yaitu Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta. Untuk pertamakalinya, Yogyakarta menjadi salah satu kota terpilih yang disinggahi FJB karena selain untuk wisata seni dan sejarah, Yogyakarta juga sangat terkenal sebagai salah satu destinasi wisata kuliner yang memiliki ciri khas tersendiri.

Aldio Merancia, seorang penggiat kuliner Nusantara asal Yogyakarta menanggapi, ”Saat ini perhatian dan minat masyarakat Yogyakarta terhadap kuliner Nusantara semakin meningkat, khususnya di antara generasi muda. Dari pengalaman dengan teman-teman sesama pecinta kuliner, terlihat bahwa mereka memiliki semangat yang besar untuk menelusuri ragam kuliner Nusantara, baik yang sudah populer maupun yang belum. FJB sebagai ajang kuliner yang telah ditunggu-tunggu bisa memberikan kesempatan bagi para pecinta kuliner untuk semakin mengenali dan berpartisipasi dalam melestarikan warisan kuliner Nusantara.”

Selain kelezatan ragam kuliner, Bango juga akan menghadirkan beberapa area yang tak kalah istimewa seperti: Kampung Bango yang memperlihatkan komitmen Bango dalam menjaga kualitas sepenuh hati, Galeri Festival Jajanan Bango yang menampilkan sejarah keberagaman kuliner Nusantara dan kisah sukses Bango dalam menyelenggarakan FJB selama 10 tahun terakhir, serta yang terunik: Layar Tancep FJB, dimana pengunjung dapat menyaksikan film karya anak bangsa “Tabula Rasa” yang mengangkat kisah di balik kelezatan kuliner Nusantara dan telah mendapatkan berbagai penghargaan dari dunia film internasional.

“Pada akhirnya, tak hanya memanjakan seluruh pecinta kuliner dengan ragam kelezatan kuliner dari Barat hingga Timur Nusantara, acara ini akan memberikan banyak pengetahuan dan inspirasi untuk memupuk kecintaan dan kebanggaan kita semua terhadap kuliner Nusantara,“ tutup Nuning.

Indonesia

Jl. BSD Boulevard Barat Green Office Park Kavling 3
BSD City
Tangerang – 15345

www.unilever.co.id

+6221-80827000

Telusuri lebih lanjut topik-topik ini
Back to top