Toggle Cari

  1. Home
  2. Berita dan Media
  3. Siaran Pers
  4. Pabrik Pengolahan Minyak Pertama Milik Unilever: Dorong Pengadaan Minyak Sawit yang 100% Traceable

Pabrik Pengolahan Minyak Pertama Milik Unilever: Dorong Pengadaan Minyak Sawit yang 100% Traceable

Jakarta, 3 Juli 2013 - Sebagai bentuk komitmen Unilever dalam menerapkan praktek bisnis yang berkelanjutan, hari ini (3/7), Unilever meresmikan dimulainya pembangunan pabrik pengolahan minyak kelapa sawit yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara. 

Pabrik ini dikelola sepenuhnya oleh PT. Unilever Oleochemical Indonesia yang merupakan anak perusahaan Unilever NV; dan didirikan agar memungkinkan Unilever mengontrol traceability (penelusuran asal usul) dan segregasi minyak kelapa sawit yang berkelanjutan dalam mendukung pelaksanaan bisnis Unilever serta mempercepat transformasi industri dalam menerapkan bisnis yang berkelanjutan.

Peresmian pabrik ini dilakukan bersamaan dengan peresmian Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa.

Pier Luigi Sigismondi, Chief Supply Chain Officer Unilever Global mengatakan, “Unilever telah dikenal sebagai perusahan penyedia kebutuhan sehari-hari dengan pertumbuhan bisnis yang sangat pesat di pasar berkembang. Unilever telah menetapkan sebuah target yang ambisius yaitu melipatduakan bisnisnya namun di saat yang bersamaan mengurangi dampak dari bisnis terhadap lingkungan serta meningkatkan manfaat sosial kami kepada masyarakat”.

Untuk membantu mencapai target tersebut, pada tahun 2010 Unilever meluncurkan strategi yang disebut Unilever Sustainable Living Plan yang memiliki tiga target utama, yaitu mengurangi hingga separuh dampak lingkungan yanng ditimbulkan oleh produk-produknya, memasok 100% bahan baku dari sumber yang berkelanjutan serta membantu 1 milyar orang di seluruh dunia untuk melakukan tindakan dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraannya.

“Di tahnu 2010 kami menargetkan untuk memasok 100% minyak kelapa sawit yang berkelanjutan pada tahun 2015. Target ini telah terpenuhi tiga tahun lebih cepat dan kemudian kami menambah target kami untuk membeli semua minyak kelapa sawit berkelanjutan dari sumber yang telah disertifikasi dan dapat ditelusuri asal-usulnya pada tahun 2020.” jelas Piere Luigi Sigismondi.

Piere Sigismondi menambahkan,” Perpaduan antara skala dan kapabilitas membuat pabrik ini unik diantara pabrik-pabrik Unilever lain dan akan membantu terjadinya transformasi dalam industri minyak sawit sejalan dengan upaya dari Roundtable of Sustainable Palm Oil (RSPO). Tanpa langkah-langkah nyata yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan dalam RSPO, industri minyak sawit tidak akan bergerak secepat ini dalam menuju praktek yang sungguh-sungguh berkelanjutan.

Maurits Lalisang, Presiden Direktur Unilever Indonesia mengatakan, “ Banyak kemajuann yang telah dicapai oleh Unilever dalam membuat operasional kami di Indonesia maupun di seluruh dunia lebih sustainable. Namun kami pun sadar bahwa supply chain / rantai pasok merupakan area yang menimbulkan dampak lingkungan yang lebih besar lagi. Pembangunan pabrik ini mencerminkan langkah yang besar dalam meningkatkan keberlanjutan pasokan minyak sawit. “

Investasi pabrik senilai 1,4 trilyun Rupiah ini adalah bagian dari pengembangan kapasitas produksi di Indonesia, yang merupakan bagian dari program investasi berkelanjutan Unilever di Indonesia untuk mengukuhkan posisi Unilever sebagai perusahaan terdepan di pasar berkembang seperti Indonesia dan Negara-negara di Asia Tenggara. Pabrik ini akan melengkapi penambahan kapasitas produksi yang telah dibangun untuk produk Home Care, Refreshment dan Personal Care secara global yang telah dilakukan di tahun 2011.

Pabrik PT. Unilever Oleochemical Indonesia ini ditargetkan akan mulia beroperasi pada tahun 2014 dan akan menambahkan jumlah pabrik Unilever yang beroperasi di Indonesia menjadi total 10 pabrik.

Indonesia

PT Unilever Indonesia

Graha Unilever

Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 15

Jakarta 12930

+62 21 5299 6773 / 6818

info.uli@unilever.com

Telusuri lebih lanjut topik-topik ini
Back to top