1. Home
  2. ...
  3. Article Indonesia Hygiene Forum
  4. Lingkungan Rumah Sakit Tidak Bersih, Potensi Sumber Infeksi

Lingkungan Rumah Sakit Tidak Bersih, Potensi Sumber Infeksi

Rumah sakit menjadi institusi pelayanan kesehatan yang tidak luput dari penyebaran bakteri-bakteri penyakit dan memungkinkan tertularnya infeksi. Infeksi baru ini tertular pada saat terjadi kontak, baik secara langsung atau tidak langsung antara pasien, tenaga kesehatan, maupun pengunjung akibat lingkungan rumah sakit itu sendiri.

Hal ini patut menjadi perhatian masyarakat, sebagaimana risiko infeksi di lingkungan rumah sakit ini terus meningkat. Menurut data Kementerian Kesehatan tahun 2017 peningkatan angka kejadian infeksi ini di Indonesia mencapai 6-16% dengan rerata 9,8%. Lalu, bagaimana infeksi ini bisa terjadi?

Sebuah riset dari WHO, telah membuktikan, penyebaran bakteri dimulai dari bakteri yang menempel pada tubuh pasien menempel pada permukaan sekitarnya (misalnya, tempat tidur, bantal, dll) Kemudian, bakteri tersebut hidup dan bertahan di permukaan dan mengkontaminasi pada benda atau orang lain. Hal ini memungkinkan bakteri berpindah tempat hidup.

Tidak hanya itu, bakteri-bakteri hidup yang menempel dan tersebar pada permukaan di lingkungan rumah sakit juga cenderung membawa infeksi nosokomial, salah satu jenis infeksi yang terjadi di dalam rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan. Biasanya dipicu karena rendahnya kualitas kebersihan sarana rumah sakit, salah satunya, lantai permukaaan.

Penelitian yang telah dilakukan oleh Association of Professionals in Infection Control and Epidemiology (APIC) tahun 2017, menemukan bahwa lantai rumah sakit memiliki risiko tinggi dalam menyebarkan infeksi, dimana lantai di ruang pasien terbukti mengalami kontaminasi bakteri. Secara tidak sadar, pertukaran udara yang berbeda-beda di dalam maupun di luar ruangan dapat membawa bakteri yang hidup di lantai dan menyebarkan penyakit.

Untuk mencegah terjadinya timbul penyakit baru, hal ini dapat dimulai dari dua sisi. Dari sisi pasien, tenaga kesehatan atau pengunjung agar selalu mencuci tangan dengan sabun atau antiseptik pada saat sebelum dan sesudah bersentuhan dengan benda atau orang di lingkungan rumah sakit. Sedangkan dari sisi pihak rumah sakit, diharapkan agar melakukan pembersihan dan disinfeksi lingkungan secara menyeluruh. Pasalnya, kegiatan pembersihan ini berperan untuk menekan jumlah bakteri yang hidup sehingga mengurangi risiko terjadinya infeksi.

Dengan mengetahui ini, kita - baik dari sisi pasien, tenaga kesehatan, pengunjung dan masyarakat umum, semakin sadar bahwa higienitas sangat penting di lingkungan rumah sakit. Terutama pada permukaan–permukaan yang sering terlewat, agar kembali diperhatikan lagi dengan merawatnya dan melakukan disinfeksi menggunakan disinfektan yang tepat.

Back to top

BERHUBUNGAN DENGAN KAMI

Kami selalu mencari cara untuk berhubungan dengan mereka yang memiliki minat yang sama terhadap masa depan yang berkelanjutan.

KONTAK KAMI

Berhubungan dengan Unilever dan tim spesialis atau menemukan kontak di seluruh dunia.

Kontak Kami