Visi “Positive Beauty” membawa komitmen brand perawatan tubuh dan kecantikan Unilever seperti Dove, Lifebuoy, Axe, Sunsilk, dan banyak lainnya untuk menciptakan standar baru bagi kecantikan yang setara, inklusif, serta berkelanjutan untuk kelangsungan planet bumi.
Selain menghapus istilah 'normal', Unilever tidak akan menggunakan teknologi digital untuk mengubah bentuk tubuh, ukuran, proporsi, atau warna kulit seseorang dalam iklan-iklannya, dan akan meningkatkan jumlah iklan yang menggambarkan orang-orang dari berbagai kelompok yang kurang terwakili.
Cantik yang positif ini juga terefleksi dengan jelas melalui salah satu brand kami yang mengedepankan Gerakan Dove Self-Esteem selama lebih dari 10 tahun. Tanpa henti Dove selalu menyuarakan kepada remaja di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, untuk menghargai diri sendiri, karena Dove percaya kecantikan dapat terlihat dalam berbagai bentuk, ukuran, dan usia. Dove yakin masih banyak remaja yang harus dirangkul agar mereka bisa lebih percaya diri dalam mengoptimalkan potensi dirinya, terlebih lagi karena mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan. Kini bersama UNICEF, Dove siap mengedukasi lebih banyak anak muda untuk meningkatkan keyakinan dan kepercayaan diri mereka dengan program pembelajaran online menyeluruh yang atraktif, interaktif dan menyenangkan. Dove Self-Esteem Project menargetkan pencapaian dukungan kepada 250 juta remaja di berbagai belahan dunia di tahun 2030.