Lewati ke content

Unilever Indonesia Tunjuk Direktur dan Sekretaris Perusahaan Baru

Diterbitkan:

Waktu rata-rata membaca: 3 menit

PT Unilever Indonesia Tbk (“Perseroan”) hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara virtual dari Kantor Pusat Perseroan di BSD, salah satu agenda utama yaitu perubahan susunan direksi.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 2026 PT Unilever Indonesia Tbk

Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui perubahan pada jajaran direksi, termasuk pengangkatan Nurdiana Darus sebagai Direktur Perseroan.

Keputusan ini menjadi langkah penting bagi Perseroan, mempertegas komitmen berkelanjutan dalam memperkuat kepemimpinan. Bergabungnya Nurdiana Darus ke dalam jajaran Direksi menegaskan fokus Perseroan pada agenda keberlanjutan, corporate affairs, serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Beliau membawa pengalaman luas melalui berbagai peran strategis sebelumnya di Unilever Indonesia serta sejumlah posisi penting di sektor publik maupun swasta.

Penunjukan Direktur Baru

Direktur yang baru diangkat, Nurdiana Darus (Ade), merupakan Warga Negara Indonesia. Beliau telah bergabung dengan PT Unilever Indonesia Tbk sejak 2019 dan saat ini menjabat sebagai Head of Communication, Corporate Affairs, and Sustainability.

Nurdiana meraih gelar sarjana cum laude dalam bidang Administrasi Bisnis, dengan konsentrasi Management Information Systems, dari University of Oklahoma. Beliau juga memegang gelar Master of Science in Information Systems Technology dari The George Washington University, serta telah menyelesaikan berbagai program executive education di John F. Kennedy School of Government (Harvard University), Harvard Business School (Harvard University), dan Edmund A. Walsh School of Foreign Service (Georgetown University).

Sepanjang kariernya, beliau telah berperan aktif dalam berbagai inisiatif keberlanjutan dan sektor publik di kawasan Asia Tenggara. Nurdiana memiliki keahlian mendalam dalam bidang keberlanjutan, kebijakan publik, serta kolaborasi multi-pemangku kepentingan, didukung oleh pengalaman kepemimpinan di antaranya sebagai Deputi di Badan Pengelola REDD+ Indonesia, Senior Strategy Advisor untuk United Nations Development Programme (UNDP), Southeast Asia Director di Rainforest Alliance, Inc., serta posisi senior di Accenture. Pengalaman luas tersebut mencerminkan kepemimpinan berorientasi tujuan (purpose-driven leadership) serta rekam jejak yang kuat dalam menciptakan dampak nyata.

Setelah RUPSLB hari ini, susunan Dewan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

  • Benjie Yap, Presiden Direktur
  • Neeraj Lal, Direktur
  • Nurdiana Darus, Direktur
  • Alejandro Meinardo Jr Santos Concha, Direktur
  • Hendri Widiarta, Direktur

Penunjukan Sekretaris Perusahaan Baru

Perseroan juga mengumumkan penunjukan Mario Abdi Amrillah sebagai Sekretaris Perusahaan, berlaku efektif sejak 2 Februari 2026, berdasarkan Keputusan Sirkuler Direksi yang telah sepenuhnya disetujui oleh Dewan Komisaris.

Mario adalah seorang profesional hukum yang memiliki pengalaman lebih dari 21 tahun. Ia bergabung dengan Unilever Indonesia pada tahun 2010. Sepanjang kariernya di Unilever, Mario telah menduduki berbagai peran strategis, termasuk Corporate & Operational Legal Manager; Competition Legal Network Lead untuk Asia Tenggara; General Counsel untuk Unilever Myanmar, Kamboja, dan Laos; General Counsel untuk Unilever Foods Business Unit di Asia Tenggara; General Counsel untuk Foods and Personal Care Unilever Indonesia; serta General Counsel, Unilever Indonesia. Beragam posisi tersebut telah membekali Mario dengan kompetensi mendalam pada tata kelola perusahaan, kepatuhan regulasi, hukum persaingan usaha, serta operasi lintas negara yang kompleks.

Selain perannya saat ini sebagai General Counsel Unilever Indonesia, dalam kapasitas barunya sebagai Sekretaris Perusahaan, Mario bertanggung jawab untuk memastikan bahwa Perseroan mematuhi seluruh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Ia akan mendukung Direksi dan Dewan Komisaris dalam menjaga tata kelola perusahaan yang kuat, akuntabilitas, dan integritas regulasi, sehingga semakin memperkuat keberlanjutan jangka panjang serta kepercayaan para pemangku kepentingan kepada Unilever Indonesia.

Kembali ke atas