Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2012

Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2012 Kembali Ajak Masyarakat Yogyakarta Periksa Gigi di FKG Universitas Gadjah Mada.

Yogyakarta,27September 2012– Setelah sukses pada penyelenggaraan 2010 dan 2011, Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) datang kembali untuk ketiga kalinya diUniversitas Gadjah Mada. BKGN 2012dimulaidi Kota Denpasar, Bali pada 12 September lalu yang bertepatan dengan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional serta dihadiri oleh Presiden FDI World Dental FederationDr.Orlando Monteiro da Silva. Rangkaian program BKGN 2012 akan mengunjungi 15 FKG - RSGM di 11 kotamulai 12 September hingga 7 November 2012 mendatangdan dilanjutkan ke 10 Kota PDGI Cabang.

BKGN 2012 merupakan bukti komitmen berkesinambungan antara PT Unilever Indonesia, Tbk. melalui brand Pepsodent, dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI). Tujuan dari diadakannya BKGN adalahmengedukasi masyarakat akan pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut dengan kebiasaan baik berkunjung ke dokter gigi secara teratur dan menyikat gigi minimal 2 kali sehari pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur untuk mewujudkan Senyum Sehat Indonesia.

“Dari hasil BKGN 2011 di 14 FKG dan 7 PDGI Cabang,sekitar 94% pengunjung mengalami permasalahan gigihal initerlihat dari jumlah tindakan perawatan gigi yang diberikan, dimana sebagian besar pasien adalah anak-anak. Hal ini sangat disayangkan karena selain bisa mengakibatkan rasa sakit, menyebabkan penyakit di bagian tubuh lain, gigi berlubang yang tidak diobati akan memberikan dampak fisik dan psikologis selama masa pertumbuhan anak termasuk dalam berpenampilan, cara berbicara, dan bersosialisasi,” ujar Drg. Ratu Mirah Afifah GCClindent., MDSc,Professional Relationship Manager Oral Care, PT Unilever Indonesia, Tbk.

Masalah gigi berlubang masih banyak dikeluhkan baik oleh anak-anak maupun dewasa dan tidak bisa dibiarkan hingga parahkarenaakan mempengaruhi kualitas hidup dimana mereka akan mengalami rasa sakit, ketidaknyamanan, cacat, infeksi akut dan kronis, gangguan makan dan tidur serta memiliki risiko tinggi untuk dirawat di rumah sakit, yang menyebabkan biaya pengobatan tinggi dan berkurangnya waktu belajar di sekolah. Di Indonesia, sakit gigi berakibat seseorang kehilangan waktu kerja atau sekolah rata-rata 4 hari setiap bulannya dan hal ini juga terjadi di negara maju seperti Amerika Serikat dimana lebih dari 51 juta jam sekolah hilang setiap tahunnya dikarenakan penyakit gigi dan mulut.

DiYogyakartasendiri, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya masih perlu ditingkatkan. Dari data Riset Kesehatan Dasar 2007 menunjukkan bahwa sebesar 78,9% penduduk Yogyakarta mempunyai pengalaman kariesdengan indeks gigi berlubang6,53, sedangkan dari hasil BKGN 2011di FKGUniversitas Gadjah Mada, terhitungsebanyak 92% dari 1.791 pengunjung masih memiliki permasalahan gigi.

Prof. Dr. Iwa Sutardjo Rus Sudarso, drg, S.U., SpKGA(K)selakuDekan FKG UniversitasGadjah Mada mengatakan, “BKGN dapat menjadi medium untuk membantu institusi pendidikan dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain pengabdian kepada masyarakat dan pendidikan tapi juga penelitian. Diharapkan dengan BKGN 2012 dan peningkatan kualitas penyelenggaraan seterusnya, data yang kami kumpulkan dan kelola dapat menjadi referensi penelitian terutama mengenai perilaku masyarakat Yogyakarta sehubungan dengan kesehatan gigi dan mulut.”

BKGN 2012 di FKG-RSGM UniversitasGadjah Madaakan dilaksanakan selamatigahari mulai27-29September 2012 dengan melibatkan tenaga kesehatan gigi sebanyak250dokter gigi yang didampingisekitar200mahasiswa kedokteran gigi dan20perawat gigi. Di kesempatan ini, masyarakat akan mendapatkan pelayanan berupa: penambalan sederhana yang tidak melibatkan perawatan syaraf gigi (menggunakan bahan tambal amalgam, komposit, atau glass lonomer), pencabutan tanpa komplikasi gigi sulung atau gigi tetap, pembersihan karang gigi,danperawatan pencegahan gigi berlubang dengan aplikasi Fluoride atau Fissure Sealant.

Indonesia

PT Unilever Indonesia

Graha Unilever

Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 15

Jakarta 12930

+62 21 5299 6773 / 6818

info.uli@unilever.com

Back to top