Lewati ke content
Pemandangan jalan pada malam hari House of Fresh, menampilkan display menyala untuk Degree, Dove, dan Dove Men+Care. Rak produk terlihat di display, orang-orang berjalan kaki, seorang bersepeda dan seorang lainnya mengambil foto saat sebuah taksi kuning melintas di bagian depan.

Di Balik Sponsorship Unilever Personal Care di FIFA World Cup 2026™

Diterbitkan:

Unilever mendekatkan berbagai mereknya dengan para penggemar melalui sponsorship olahraga terbesar yang pernah dilakukan perusahaan di FIFA World Cup 2026™. Dari stadion ke toko, hingga siaran dan streaming online, Personal Care mengubah semangat hari pertandingan menjadi keterlibatan brand yang berlanjut bahkan setelah peluit akhir dibunyikan.

Unilever Personal Care meluncurkan kemitraan olahraga terbesar yang pernah dilakukan perusahaan sebagai Sponsor Resmi Personal Care FIFA World Cup 2026™.

Selama 39 hari, ajang olahraga yang paling terkoneksi secara sosial di dunia ini mempertemukan 48 tim sepak bola dalam 104 pertandingan. Sekitar 10 juta orang diperkirakan menyaksikan pertandingan, dengan program siaran langsung dan streaming yang diproyeksikan menjangkau audiens global sebanyak 6 miliar penggemar yang antusias.

Lebih dari 35 merek Unilever, termasuk Dove, Dove Men+Care, Rexona, dan Axe akan melakukan aktivasi di lebih dari 120 pasar dengan memanfaatkan berbagai momen budaya, menghadirkan pengalaman premium, dan menjalin koneksi dengan para penggemar untuk membawa kesegaran, rasa percaya diri, dan perawatan di setiap tahap turnamen.

Mengubah sponsorship olahraga jadi platform konten dan komersial

Di balik skalanya yang luar biasa, sponsorship Unilever Personal Care merupakan peluang untuk mengubah visibilitas global menjadi dampak bisnis yang nyata.

“Aktivasi ini mencerminkan bagaimana kami memandang olahraga bukan hanya sekadar kegiatan sponsorship, tetapi juga sebagai platform untuk membangun daya tarik brand dan relevansi budaya yang dapat mendorong pertumbuhan unggul,” ujar Vice President of Integrated Brand Experience Unilever Personal Care, Afke van de Klashorst.

Beranjak dari pendekatan yang bertumpu pada penempatan logo dan pengeluaran untuk media secara tradisional, Unilever memanfaatkan jaringan influencer dan kreator konten yang beragam, serta pendekatan storytelling di social first untuk terhubung dengan budaya dan percakapan penggemar secara online.

“Ambisi kami adalah menghadirkan brand-brand kami di ruang tempat fandom berada, dengan cara yang autentik, relevan dengan media sosial, dan bermakna, menghadirkan kesegaran dan rasa percaya diri pada momen-momen pertandingan yang paling berarti bagi para penggemar, pemain, dan penonton,” kata Afke.

Unilever juga memastikan produk-produk Personal Care-nya tersedia di jutaan toko retail di seluruh dunia, menghadirkan lebih dari 180 produk edisi terbatas, didukung oleh display yang menarik, penempatan rak yang strategis, dan promosi pada kemasan yang menghadirkan pengalaman premium, mendorong Desire at Scale, meningkatkan relevansi merek, dan membuka kunci pertumbuhan yang unggul.

4 cara Power Brand Unilever terhubung dengan para penggemar dan tetap setia pada DNA brand

  1. Dove: #KeepHerConfident

    Dua anak perempuan mengenakan perlengkapan speak bola tersenyum, disertai pesan bahwa pembelian Dove edisi terbatas dapat membantu lebih banyak anak perempuan terus bermain speak bola.

    Dove hadir dengan kampanye social first dan menempatkan generasi penerus penggemar dan pemain sepak bola wanita sebagai fokus utama. Kampanye ini mendukung setiap anak perempuan yang mencintai sepak bola dan bertujuan untuk menjadi sebuah gerakan yang mendorong mereka untuk terus bermain. Kampanye "The Game is Ours" dimulai dengan sebuah film yang sepenuhnya dibangun dari suara para anak perempuan saat memainkan olahraga yang mereka cintai, menunjukkan kegembiraan mereka di media sosial, di luar rumah, dan banyak lagi.

  2. Dove Men+Care: Care for your skin like you care for the game

    Dua penggemar speak bola asal Amerika merayakan kemenangan bersama, di samping ajakan dari Dove Men+Care untuk merawat kulit sebagaimana mereka mencintai olahraga ini.

    Tubuh mengalami banyak hal dalam panasnya pertandingan: pelukan, keringat, dan air mata yang lahir dari kemenangan, kekalahan, hingga penalti di menit-menit akhir. Di sinilah Dove Men+Care hadir, mengajak para pria untuk merawat kulit mereka sebagaimana mereka memberikan perhatian dan kepedulian pada olahraga yang mereka cintai.

  3. Rexona: It won’t ever let you down

    Pemain speak bola Brasil, Vini Jr, mengenakan seragam timnya dan duduk di atas bola, disertai pesan apa pun yang terjadi, Rexona tak akan pernah mengecewakanmu.

    Setiap Piala Dunia penuh dengan pasang surut emosi dan momen yang memicu keringat. Drama di lapangan, kekecewaan, hingga momen-momen bahagia tak terduga pada hari pertandingan. Sesuai dengan janji brand untuk memberikan perlindungan terhadap bau badan selama 24/7, aktivasi Rexona membawa pesan sederhana – ia tidak akan pernah mengecewakanmu.

  4. Axe: Smell your best when you look your worst

    Seorang perempuan memeluk seorang pria yang mengenakan kostum FIFA World Cup menggambarkan janji Axe untuk membantu tetap wangi bahkan saat penampilang tidak dalam kondisi terbaik.

    Tidak semua pahlawan Piala Dunia mengenakan seragam tim mereka. Dengan humor khasnya, kampanye Axe mengangkat sisi fandom di lapangan dan penuh keseruan. Kampanye ini menampilkan pendukung sejati, memanfaatkan media sosial untuk berbagi cerita tentang dedikasi mereka dan kostum unik yang terkadang di luar dugaan, sambil memastikan mereka tetap wangi.

Area masuk berkarpet biru menuju pusat House of Fresh di Miami, ruang untuk creator membuat konten bagi penggemar yang dibuka sepanjang hari.

Storytelling social first yang didorong oleh kreator di ruang pengalaman interaktif brand

Untuk FIFA World Cup 2026™, Unilever mengajak para penggemar olahraga, pemain, dan komentator olahraga, serta para kreator di bidang gaya hidup, fashion, dan beauty, untuk bercerita di media sosial, dengan lebih dari 50.000 kreator digerakkan untuk mengampanyekan brand kita selama 39 hari turnamen ini.

“Sepak bola saat ini hidup dalam waktu nyata, di tengah budaya, dan di platform media sosial,” ujar Romy Gai, Chief Business Officer FIFA. “Dan turnamen ini dirancang untuk dirasakan, dibentuk, dan diceritakan oleh para penggemar di mana pun mereka berada.”

Untuk memungkinkan advokasi kreator, Unilever membangun House of Fresh™, pusat pengalaman tatap muka yang hadir di tiga kota tuan rumah: Mexico City, New York, dan Miami.

Dirancang khusus untuk mendukung pembuatan konten yang siap tampil di media sosial, ruang-ruang ini menyediakan lingkungan dan teknologi yang dibutuhkan para influencer untuk menceritakan pengalaman penggemar langsung di platform media sosial, menangkap momen budaya dengan konten yang menghubungkan berbagai Power Brand seperti Dove, Dove Men+Care, Rexona, dan Axe dengan komunitas sepak bola guna mendorong keterlibatan merek dan penjualan melalui media sosial.

Menciptakan konten yang relevan secara budaya dengan cepat dan dalam skala besar

Melengkapi aktivasi House of Fresh, The Locker Room menjadi pusat media sosial yang beroperasi 24/7 di mana para kreator, pakar komunitas, dan ahli strategi sepak bola dapat menciptakan konten responsif di berbagai platform, seperti TikTok dan YouTube secara real-time, mengikuti dinamika budaya yang bergerak cepat.

“Bekerja sama dengan mitra seperti Unilever membantu mengubah momen di lapangan menjadi percakapan yang bermakna di luar lapangan, menjangkau generasi baru dan membuat kekuatan sepak bola lebih mudah diakses, inklusif, dan berdampak daripada sebelumnya,” kata Romy.

Bagi FIFA, sepak bola, dan Unilever, ini menjadi sebuah kemenangan bersama, memberi merek-mereknya kesempatan untuk memperluas keterlibatan di luar pertandingan langsung dan tetap relevan dengan penggemar jauh setelah peluit akhir ditiup.

AI, rantai pasok, dan infrastruktur yang mewujudkan Desire at Scale

Sama pentingnya dengan membangun Desire at Scale adalah memiliki infrastruktur teknologi dan rantai pasok untuk mewujudkannya.

AI Content Studio dan Social Studios Personal Care menghasilkan lebih dari 18.000 aset untuk 120 kampanye berbagai merek di berbagai pasar.

Tim rantai pasok Unilever telah menggunakan data dan proyeksi berbasis AI untuk menetapkan batas waktu produksi bagi 180 produk edisi terbatas sehingga memastikan produk yang tepat dapat tersedia di pasar yang tepat pada waktu yang tepat.

Selain itu, infrastruktur teknologi serta digital global yang menyediakan layanan cloud hosting, analitik data, keamanan siber, dan compliance menjadi fondasi yang memungkinkan aktivasi Unilever Personal Care di FIFA World Cup 2026™ berjalan dalam skala global dan menghasilkan dampak bisnis yang nyata.

Mengubah percakapan dan relevansi budaya menjadi dampak bisnis

Dengan menggabungkan jangkauan emosional olahraga langsung dan tingkat keterlibatan serta kemudahan berbagi di media sosial, sponsorship Unilever Personal Care di FIFA World Cup 2026™ mendefinisikan ulang cara brand hadir dalam ajang global.

Dari lapangan hingga keputusan pembelian, setiap titik interaksi dirancang untuk mengubah perhatian menjadi aksi, menghadirkan pertumbuhan, memperkuat relevansi merek, dan membuktikan bahwa sponsorship modern dapat mendorong dampak budaya sekaligus ROI yang terukur.

Frequently asked questions

  • Apa bentuk kemitraan FIFA bersama Unilever dan berapa lama durasinya?

    Unilever adalah Sponsor Resmi untuk Personal Care di FIFA World Cup 2026™. Kemitraan global selama lima tahun yang ditandatangani pada tahun 2023 ini mencakup kompetisi sepak bola putra, putri, dan esports dalam satu kerja sama yang terintegrasi. Kemitraan ini juga mencakup FIFA Women’s World Cup 2027™ di Brasil dan merupakan kemitraan olahraga terbesar dalam sejarah Unilever, dengan lebih dari 35 merek yang melakukan aktivasi di lebih dari 120 pasar. Kolaborasi ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman penggemar, baik di dalam maupun di luar lapangan, sekaligus memperkuat daya tarik merek dan relevansi budaya di seluruh portofolio Unilever Personal Care.

  • Merek apa saja yang termasuk dalam kampanye FIFA World Cup 2026 Unilever?

    Aktivasi Unilever mencakup lebih dari 35 merek, dipimpin oleh Power Brand seperti Dove, Dove Men+Care, Rexona/Degree, Axe/Lynx, LUX, Pepsodent, dan Closeup. Masing-masing brand hadir dengan kampanye yang disesuaikan dengan karakteristik pasar setempat, didukung oleh berbagai produk edisi terbatas yang dirancang untuk memperkuat keterlibatan konsumen sepanjang turnamen.

  • Apa itu strategi Desire at Scale Unilever dan bagaimana penerapannya pada FIFA World Cup 2026™?

    Desire at Scale adalah strategi Unilever untuk membangun daya tarik merek melalui desain premium, relevansi budaya, dan pengalaman konsumen yang unggul di setiap titik interaksi. Aktivasi FIFA World Cup 2026™ mewujudkan strategi ini melalui tiga pilar: membangun daya tarik melalui produk edisi terbatas dan konten social first; menghadirkan brand-brand Unilever secara relevan dalam budaya sepak bola dan berbagai ritual penggemar; serta mendorong pertumbuhan bisnis dengan menarik konsumen melalui kanal ritel, kemasan produk, dan saluran digital. Ketiga pilar tersebut mengubah ajang olahraga terbesar di dunia menjadi pendorong pertumbuhan dan dampak bisnis yang berkelanjutan.

Kembali ke atas