1. Home
  2. ...
  3. Unilever Sustainable Living Plan
  4. Peluang bagi perempuan

Unilever Sustainable Living Plan untuk

Peluang bagi perempuan

Kami ingin membantu menciptakan dunia tempat perempuan dan perempuan muda dapat menciptakan hidup yang ingin dijalaninya, tanpa dibatasi oleh norma dan stereotip yang merugikan. Kami meyakini bahwa dunia dengan perempuan yang berdaya secara ekonomi akan menjadi dunia yang lebih indah, bahagia, dan menjadi tempat tinggal yang lebih sejahtera – dan bahwa bisnis kami akan berkembang di dalamnya.

Mengubah norma & mempersempit kesenjangan gender

Dalam laju kemajuan saat ini, perempuan harus menunggu 100 tahun untuk mempersempit kesenjangan gendernya dengan laki-laki – suatu penantian, yang walaupun telah melalui kemajuan dalam satu dekade terakhir, sebenarnya telah menjadi lebih panjang pada tahun 2017. Global Gender Gap Report tahunan dari World Economic Forum yang dipublikasikan pada bulan November 2017 menemukan bahwa kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam kesehatan, pendidikan, politik, dan tempat kerja, telah melebar untuk pertama kalinya sejak dimulai pencatatan pada tahun 2006.

Penantian ini tidak dapat diterima – bagi generasi perempuan dan perempuan muda saat ini dan masa mendatang, dan bagi masyarakat dan ekonomi tempat mereka dan bisnis kami menjadi bagian darinya.

Kami ingin bisnis kami menjadi kekuatan pemimpin dalam mempersempit kesenjangan tersebut, dan menantang serta mengubah norma dan stereotip yang merugikan, yang merupakan penghambat bagi pemberdayaan ekonomi perempuan – serta norma dan stereotip maskulinitas yang juga mengungkung para laki-laki.

Pemberdayaan perempuan dapat mengubah dunia

Pemberdayaan perempuan akan mengubah kehidupan individu, dan juga akan mengubah masyarakat. Ini penting bagi Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) dari PBB. Pemberdayaan perempuan dan perempuan muda merupakan fokus dari SDG 5, Pencapaian Kesetaraan Gender. Namun, seperti halnya kebutuhan untuk bekerja dalam kemitraan (SDG 17), pemberdayaan perempuan merupakan benang merah yang mempersatukan semua SDG. Secara utama, hal ini mendukung branda yang bertujuan untuk meningkatkan akses ke berbagai keterampilan dan pekerjaan, serta pemberdayaan ekonomi yang dihasilkannya.

Bisnis kami juga akan berubah: perempuan merupakan 70% dari basis konsumen kami, 50% dari kumpulan talenta tempat kami merekrut tenaga kerja, dan mereka memainkan peran penting dalam rantai pasokan, serta memampukan kami menggapai konsumen dengan produk kami. Dengan menciptakan dan mendukung peluang bagi perempuan dalam masyarakat dan ekonomi, kami berpeluang untuk menumbuhkan pasar, brand, dan bisnis kami.

Strategi kami

Kami yakin bahwa pemberdayaan perempuan merupakan pendorong terbesar satu-satunya dalam perkembangan manusia serta pertumbuhan ekonomi – dan bahwa mengubah norma serta stereotip yang telah menghambat perempuan akan memampukan masyarakat dan bisnis kita untuk berubah menjadi lebih baik.

Perempuan yang berdaya: menciptakan bisnis lebih baik & masa depan lebih cerah

Perempuan yang berdaya memainkan peran penting dalam menciptakan perekonomian sejahtera tempat bisnis kami dapat tumbuh – dan meningkatkan peluang mereka lebih jauh, juga akan meningkatkan peluang kami. Di seluruh dunia, perempuan mengontrol 64% pembelanjaan konsumen dan merupakan kelompok konsumen yang paling cepat tumbuh. Kesetaraan bagi perempuan dalam tenaga kerja global akan menambahkan hingga $28 triliun bagi ekonomi global pada tahun 2025 mendatang, demikian menurut McKinsey Global Institute. Ini merupakan peluang yang sangat penting bagi bisnis apa pun, termasuk bisnis seperti milik kami, ketika 70% dari konsumen kami adalah perempuan.

Namun, seperti yang diperlihatkan Global Gender Gap Report 2017 dari World Economic Forum, kesenjangan ini tidak cukup cepat menyempit. Jadi, apa yang menjadi penghambat kesetaraan?

Menantang norma gender yang menghambat pertumbuhan

Laporan Panel Tingkat Tinggi PBB mengenai Pemberdayaan Ekonomi Perempuan menyatakan bahwa “perubahan norma harus menjadi poin teratas dalam Agenda 2030 guna memperluas peluang ekonomi perempuan”. Penelitian kami sendiri mendukung luasnya bukti bahwa beberapa faktor terkuat di balik kesenjangan gender yang terus ada adalah norma sosial dan stereotip merugikan yang membatasi pengharapan tentang apa yang dapat atau seharusnya dilakukan perempuan. Norma usang yang mendiskriminasi perempuan ini ada di sekitar kita, dan ditanamkan dengan sedemikian kuat.

Menantang dan mengubah semua norma tersebut, oleh karena itu menjadi bagian penting dari strategi kami. Kami memiliki visi tentang suatu dunia tempat perempuan dan perempuan muda dapat menciptakan hidup yang ingin dijalaninya, tanpa dibatasi oleh norma dan stereotip yang merugikan. Dan juga, suatu dunia ketika laki-laki bebas dari kungkungan norma sosial yang merusak dan stereotip kelelakian serta maskulinitias, dan ketika ekonomi tumbuh dan menciptakan peluang baik bagi laki-laki maupun perempuan.

Pemberdayaan perempuan di seluruh rantai nilai kami

Kami memiliki peluang sangat baik untuk membantu terciptanya visi membuka potensi perempuan di seluruh rantai nilai kami, dan dalam masyarakat pada umumnya. Kami memulai dengan kebijakan progresif dan praktik di tempat kerja dan operasi rantai pasokan kami sendiri. Dengan membangun berdasarkan pada hal ini, kami berkolaborasi dengan berbagai pihak lain untuk menciptakan peluang bagi perempuan dalam perluasan rantai pasokan kami, melalui jaringan distribusi, brand, dan produk kami. Dengan melibatkan diri dalam kemitraan, kepemimpinan konsep, dan advokasi, kami melepaskan kekuatan tindakan kolektif untuk perubahan berkelanjutan yang bersifat transformasi.

Dalam Laporan Peluang bagi perempuan (PDF | 7MB) tahun 2017, kami telah menggaribawahi bagaimana pendekatan di seluruh rantai nilai ini bertujuan untuk:

  • membangun organisasi yang memiliki keseimbangan gender, dengan fokus pada manajemen
  • meningkatkan keselamatan bagi perempuan dalam masyarakat tempat kami beroperasi
  • meningkatkan akses ke pelatihan dan keterampilan
  • memperluas kesempatan dalam rantai nilai kami
  • bekerja dengan berbagai pihak lain untuk menantang norma dan stereotip gender yang telah usang.
Suatu upaya global dengan kemitraan sebagai kuncinya

Pemeliharaan norma gender yang adil dan seimbang serta penggambaraan perempuan dan perempuan muda yang progresif membutuhkan tindakan kolektif yang luas. Para pemangku kepentingan di seluruh sektor perlu bekerja sama, dan bisnis harus menjadi bagian dari solusinya. Kami berpartisipasi dalam berbagai platform yang membantu untuk memberi wawasan bagi Unilever, dan membagi wawasan kami sendiri dengan dunia di luar sana. Banyak dari kemitraan kami yang diuraikan dalam halaman Mengambil Tindakan dalam laporan ini. Beberapa platform utama yang fokus pada mendorong perubahan di seluruh sistem dan industri, mencakup:

  • kami telah menyelaraskan diri dengan Panel Tingkat Tinggi Sekretaris Jenderal PBB mengenai Pemberdayaan Ekonomi Perempuan, dan turut serta dalam berbagai kelompok kerja yang fokus untuk menangani norma negatif dan mengubah budaya bisnis
  • kami memiliki komitmen terhadap gerakan HeForShe dari UN Women untuk mendorong kemajuan perempuan. Sasarannya adalah untuk mencapai kesetaraan dengan mendorong laki-laki dan laki-laki muda sebagai pencetus perubahan, dan mengambil tindakan terhadap ketidaksetaraan negatif yang dihadapi oleh para perempuan dan perempuan muda
  • kemitraan TRANSFORM publik-swasta kami bersama Departemen untuk Pembangunan Internasional Inggris, merupakan investasi gabungan senilai £40 juta. Kemitraan ini bertujuan untuk mengembangkan solusi berbasis pasar yang memampukan 100 juta orang di Afrika sub-Sahara dan Asia agar dapat memperoleh akses ke produk dan layanan yang telah terbukti meningkatkan kesehatan, taraf hidup, lingkungan, atau kesejahteraan, pada tahun 2025. Suatu hasil utama bagi TRANSFORM adalah pemberdayaan perempuan
  • kami adalah anggota dari Unstereotype Alliance – suatu prakarsa yang dipimpin Perempuan dari PBB, bersama dengan Unilever dan para pemimpin industri termasuk WPP, IPG, Facebook, Google, Mars, Microsoft, dan J&J, yang bertujuan untuk memusnahkan penggambaran stereotip gender dalam iklan dan semua konten yang diarahkan brand.
Suatu prioritas utama di seluruh Unilever Sustainable Living Plan

Penciptaan peluang bagi perempuan bukan merupakan suatu sasaran yang berdiri sendiri – bahkan, sasaran ini mengalir dalam Unilever Sustainable Living Plan, dan merupakan elemen inti dari banyak tujuan keberlanjutan transformasi kami. Berbagai contoh dapat ditemukan dalam seluruh bagian laporan ini, termasuk bagaimana Dove membantu untuk membangun kepercayaan diri dan keyakinan atas tubuh sendiri pada generasi muda, bagaimana kami meningkatkan akses ke pelatihan dan keterampilan bagi perempuan dalam rantai pasokan pertanian kami melalui Dana Meningkatkan Penghidupan, dan bagaimana kami menciptakan peluang ekonomi bagi perempuan untuk turut serta dalam jaringan perkembangan pelanggan, melalui prakarsa Shakti.

Komitmen kami

Pada tahun 2020, kami akan memberdayakan 5 juta perempuan dengan mengedepankan kesempatan bagi perempuan dalam operasi, menggalakkan keselamatan, mengembangkan keterampilan, dan memperluas kesempatan dalam rantai nilai kami.

Kemajuan sejauh ini
  • Kami telah meningkatkan keseimbangan gender, dengan proporsi manajer perempuan mencapai 47% pada tahun 2017.
  • Dalam hal kemitraan dengan pihak lain, pada 2017 kami telah memampukan 1.259.000† Ж (atau sekitar 1,3 juta) perempuan untuk mengakses prakarsa yang bertujuan meningkatkan keselamatan, mengembangkan keterampilan, atau memperluas kesempatan mereka.

Secara independen telah diperiksa oleh PwC

ЖSekitar 370.000 perempuan telah mengakses prakarsa dalam pilar Bisnis Inklusif dan juga pilar Peluang bagi Perempuan pada tahun 2017

Tantangan masa depan

Seperti yang diperlihatkan oleh Global Gender Gap Report (PDF | 10.9MB) 2017 dari World Economic Forum, kemajuan ke arah kesetaraan gender tidak dapat diremehkan, dan tidak ada ruang untuk bersantai walaupun telah banyak yang dicapai dalam bisnis kami dan dalam masyarakat secara luas selama beberapa tahun terakhir.

Jika kita ingin mencapai dunia yang kita inginkan pada tahun 2030 nanti, kita harus menciptakan masyarakat dengan kesetaraan gender. Hal ini berarti lebih besar dari sekadar fokus terhadap pencapaian dari Tujuan 5 Pembangunan Berkelanjutan PBB, yang memiliki target spesifik terhadap gender. Kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan serta perempuan muda harus terjadi di seluruh SDG, guna menjamin keberhasilannya. 

Sebagaimana yang ditulis oleh CEO kami, Paul Polman, pada bulan November 2017 lalu: “Dibutuhkan tindakan bersama, konsisten, dan berkelanjutan, dan saya mengimbau para pemimpin untuk menggunakan lensa gender – terutama, lensa norma sosial – terhadap semua program mereka, dengan tidak memandang bagian SDG yang ditangani, walaupun manfaatnya mungkin tidak terlihat dalam jangka pendek.”

Selain dari bersifat holistik, jelas bahwa tindakan yang diambil harus bersifat kolaboratif. Kami harus mempertahankan upaya untuk mengatasi hambatan gender di seluruh rantai nilai kami. Namun norma sosial dan stereotip gender yang merugikan dan telah tertanam sedemikian dalam tidak akan hilang tanpa adanya tindakan bersama dari pemerintah, masyarakat sipil, dan bisnis.

Unilever, seperti halnya semua yang ingin melihat dimampukannya dan dipenuhinya potensi perempuan, perlu terus mencari berbagai pendekatan baru. Hal ini berarti cara baru untuk mengukur dan mengelola dampak sosial kami secara hemat biaya, dan secara terukur. Dan hal ini juga berarti cara baru untuk bermitra dengan pihak lain, termasuk pemerintah dan masyarakat sipil. 

Secara utama, hal ini mengharuskan kami untuk memanfaatkan pengaruh kolektif dari masyarakat bisnis yang lebih luas, sehingga kami dapat membantu untuk mengubah cara dunia memandang perempuan, ke arah yang lebih baik. Kami telah menyoroti tiga area prioritas untuk percepatan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam sektor swasta: kami menyerukan kepada bisnis untuk lebih sadar gender, menjadi aktif gender, dan menjadi norma yang baru. Lihat Dokumen kami mengenai Peluang bagi Perempuan (PDF | 7MB) untuk memperoleh perincian selengkapnya.

Unduh

Dokumen Peluang bagi Perempuan (PDF | 7MB)

Membuka Potensi Perempuan: Pendekatan kami (PDF | 203KB)


Expand for more on Opportunities for women
Kesempatan bagi perempuan
Komitmen Kami

Pada tahun 2020, kami akan memberdayakan 5 juta perempuan dengan mengedepankan kesempatan bagi perempuan dalam operasi, mendukung keselamatan, mengembangkan keterampilan, dan memperluas kesempatan dalam rantai nilai kami.

Kinerja Kami

Kami telah meningkatkan keseimbangan gender, dengan proporsi manajer perempuan di seluruh dunia mencapai 47%† pada tahun 2017, dan di Indonesia mencapai 39%. Dalam hal kemitraan dengan pihak lain, pada tahun 2017 kami telah memberikan akses ke 1.259.000† Ж (atau sekitar 1,3 juta) perempuan untuk berpartisipasi dalam prakarsa kami yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan, mengembangkan keterampilan, atau memperluas kesempatan mereka. Di Indonesia, kami telah meningkatkan kualitas hidup 3.320 perempuan.

Perspektif Kami

Pendekatan kami untuk memberdayakan perempuan didasarkan pada tiga hal: hak asasi, keterampilan, dan kesempatan. Hak-hak perempuan wajib dihormati, dan perempuan perlu diberikan keterampilan dan kesempatan untuk berhasil.

Peningkatan hasil pertanian dan pengamanan pasokan kami dapat tercapai dengan lebih baik jika perempuan memiliki akses untuk meningkatkan keterampilan mereka serta kesempatan yang adil dan setara. Dampak dari pemberdayaan perempuan secara ekonomi akan memiliki efek transformatif dalam mengentaskan keluarga dari kemiskinan.

Untuk mencapai pemberdayaan perempuan dan pertumbuhan bisnis, kami memerlukan perubahan sistem secara keseluruhan yang didorong oleh kegiatan bisnis kami maupun prakarsa kami sendiri. Kami juga membutuhkan dialog dengan para pemangku kepentingan utama di tingkat global dan nasional. Wawasan dan perspektif yang kami peroleh dari pihak lain sangatlah penting bagi pemahaman kami atas masalah dan prioritas perempuan. Kami juga akan terus mengembangkan kebijakan dan praktik kami.

Secara independen telah diperiksa oleh PwC

Ж Sekitar 370.000 perempuan telah berpartisipasi pada prakarsa kami dalam pilar Bisnis Inklusif dan juga pilar Kesempatan bagi Perempuan pada tahun 2017


  • Tercapai

  • Sesuai rencana

  • Belum sesuai rencana

  • %

    target tercapai

Key
  • Tercapai

    Tercapai

  • Sesuai rencana

    Sesuai rencana

  • Belum sesuai rencana

    Belum sesuai rencana

  • %

    target tercapai

    target tercapai

Target kami

Baca Pemeriksaan Independen untuk perincian lebih lanjut mengenai program jaminan kami di seluruh Unilever Sustainable Living Plan.

Membangun organisasi yang memiliki keseimbangan gender, dengan fokus pada manajemen

Kami akan membangun organisasi yang memiliki keseimbangan gender, dengan fokus pada manajemen.

Persentase manajer perempuan dalam Unilever telah mencapai 47% pada tahun 2017.


Perspektif Kami

Sejak 2009, kami telah berkomitmen untuk membangun organisasi yang memiliki keseimbangan gender. Kami telah menetapkan ambisi yang jelas untuk menempatkan 50% perempuan dalam jabatan manajemen pada tahun 2020.

Kami terus menciptakan kemajuan, meskipun masih ada berbagai upaya yang perlu dilakukan. Pada akhir 2017, sebanyak 47%† dari total manajemen kami di seluruh dunia adalah perempuan, naik dari angka 46% pada tahun 2016. di Indonesia sendiri, proporsi manajer perempuan mencapai 39%. Namun di tingkat senior, rasionya tidak setinggi itu: di antara 93 top executives kami secara global, sebanyak 22% adalah perempuan pada tahun 2017. Sedangkan proporsi perempuan di jajaran direksi di Indonesia mencapai 35%. Lima dari 13 anggota Dewan global kami adalah perempuan (38%) pada tahun 2017, dibandingkan dengan enam dari 14 pada tahun 2016 (43%).

Sebagai bagian dari Maternity and Paternity Support Programme, kami telah meluncurkan Standar Kesejahteraan Maternal Global, yang memberikan cuti hamil dan melahirkan berbayar selama 16 minggu bagi semua pegawai. Walaupun sebelumnya kami telah memenuhi persyaratan regulasi setempat, Standar baru ini merupakan peningkatan besar. Di 54% negara tempat kami beroperasi, standar ini melampaui persyaratan regulasi setempat.

Meningkatkan keragaman & inklusi

Meningkatkan keselamatan perempuan dalam masyarakat tempat kami beroperasi

Kami akan meningkatkan keselamatan perempuan dalam masyarakat tempat kami beroperasi.

Pada 2017, kami telah memberikan akses pada sekitar 7.000† perempuan untuk berpartisipasi dalam prakarsa kami yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan mereka.


Perspektif Kami

Kami memperkenalkan target keselamatan baru kami pada tahun 2014 setelah penelitian kami di Kenya – yang mana target ini telah mengukuhkan keselamatan sebagai masalah penting bagi perempuan dalam masyarakat tempat kami beroperasi.

Kami terus melibatkan karyawan kami dan masyarakat luas melalui peningkatan kesadaran dan pelatihan mengenai pelecehan seksual, serta penguatan mekanisme pengaduan.

Pendekatan kami bersifat sistematis dan inklusif, dan kami terus bekerja berdampingan dengan masyarakat. Kami terus bekerja sama dengan organisasi dan pakar-pakar dari eksternal untuk memperkuat upaya ini, meningkatkan kesadaran, memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai apa yang mendefinisikan pelecehan seksual, serta meningkatkan kesempatan bagi para perempuan muda untuk terlibat dalam kegiatan sosial.

Pada tahun 2016, kami telah menyetujui Kerangka Kerja Kemitraan Global mengenai keselamatan perempuan bersama dengan UN Women, yang meninjau dan memperkuat program Keselamatan untuk Perempuan dan Remaja Perempuan kami di Kericho, Kenya, agar program ini dapat diadaptasi ke berbagai negara dan wilayah lain. Pada tahun 2017, kami telah memperluas program ini lewat kerja sama dengan para pemasok kami di Assam, India.

Mendukung keselamatan bagi perempuan

Meningkatkan akses ke pelatihan & keterampilan

Kami akan meningkatkan akses ke pelatihan dan keterampilan di seluruh rantai nilai kami.

Pada 2017, kami memberikan akses ke sekitar 1.175.000† Ж*(sekitar 1,2 juta) perempuan untuk berpartisipasi dalam prakarsa kami yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan mereka.


Perspektif Kami

Target kami sangat penting untuk memperluas partisipasi perempuan dalam perekonomian.

Akses ke pelatihan adalah salah satu hambatan utama terhadap partisipasi perempuan dalam pelatihan. Inilah mengapa pelatihan kami dirancang untuk mendorong partisipasi perempuan yang penuh dan setara, misalnya dengan diadakan pada waktu yang tepat dan di tempat yang mudah diakses, atau dengan menyediakan kursus online. Kami juga bekerja sama dengan para mitra yang membantu kami menjangkau lebih banyak perempuan dan mendorong pembelajaran bersama.

Kami melakukan pendekatan holistik saat memberikan akses pelatihan dan keterampilan, dan menawarkan pelatihan pelengkap jika dimungkinkan. Misalnya, kami sedang mengembangkan pelatihan pertanian untuk keluarga petani kecil yang ditunjang dengan pendidikan mengenai nutrisi dengan tujuan meningkatkan keragaman makanan. Setelah memberikan berbagai pelatihan ini, kami juga berencana untuk menggelar pelatihan pemahaman keuangan bagi para petani kecil.

Secara independen telah diperiksa oleh PwC

Ж Sekitar 370.000 perempuan telah mengakses prakarsa dalam pilar Bisnis Inklusif dan juga pilar Kesempatan bagi Perempuan pada tahun 2017

* Pada tahun 2017, total kami mencakup perempuan yang terdaftar dalam berbagai program yang menyediakan pelatihan virtual atau jarak jauh, lihat. Dasar Persiapan Unilever (PDF | 6MB) untuk perinciannya

Meningkatkan akses perempuan ke pelatihan & keterampilan

Memperluas kesempatan bagi perempuan dalam rantai nilai ritel kami

  • Kami akan memperluas kesempatan bagi perempuan dalam rantai nilai ritel kami.

Pada 2017, kami telah memberikan akses pada sekitar 77.000 † perempuan untuk berpartisipasi dalam prakarsa kami yang bertujuan untuk memperluas kesempatan mereka dalam rantai nilai ritel kami.


  • Kami akan menambah jumlah wirausahawan Shakti yang kami rekrut, latih, dan pekerjakan, dari 45.000 pada 2010, menjadi 75.000 pada 2015.
93

Sebanyak 70.000 wirausahawan kecil Shakti telah menjual produk kami di India pada akhir 2015.

(Sejak tahun 2016, target ini telah menjadi bagian dari target rantai nilai kami yang lebih luas di atas.)


Perspektif Kami

Pada tahun 2016, kami telah mengintegrasikan ambisi Shakti menjadi bagian dari target besar kami untuk memperluas kesempatan bagi perempuan dalam rantai nilai ritel kami pada 2020. Pada tahun 2017, kami telah mengembangkan jumlah wirausahawan Shakti menjadi sekitar 74.800.

Program Shakti kami berawal di India. Prakarsa ini merupakan prakarsa yang saling menguntungkan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di pedesaan, sekaligus menguntungkan bisnis kami dan membekali perempuan untuk bisa mendistribusikan produk kami di desa-desa. Program ini telah menjadi model kami untuk menjangkau konsumen pedesaan yang umumnya berpendapatan rendah di pasar berkembang yang sedang tumbuh. Kami menerapkan model ini di beberapa pasar Asia Tenggara, pasar Afrika, dan pasar Amerika Latin. Sebagai contoh, di Nigeria pada tahun 2017, sekitar 2.200 perempuan menjual produk kami sebagai bagian dari prakarsa Gbemiga.

Memperluas kesempatan bagi perempuan dalam rantai nilai ritel kami
Back to top

BERHUBUNGAN DENGAN KAMI

Kami selalu mencari cara untuk berhubungan dengan mereka yang memiliki minat yang sama terhadap masa depan yang berkelanjutan.

KONTAK KAMI

Berhubungan dengan Unilever dan tim spesialis atau menemukan kontak di seluruh dunia.

Kontak Kami