1. Home
  2. ...
  3. Prakarsa Keberlanjutan
  4. Prakarsa di Bidang Lingkungan

Prakarsa di Bidang Lingkungan

CreaSolv® Process

Penggunaan kemasan plastik fleksibel, yang terdiri dari sachet dan pouch, dapat menimbulkan masalah apabila tidak dikelola dengan baik. Sampah kemasan plastik fleksibel pada umumnya terdiri dari beberapa lapisan material, sehingga sulit untuk di daur ulang. Hal ini berakibat pada banyaknya sampah jenis ini yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan juga mencemari lingkungan.

Menyadari hal tersebut, Unilever telah memulai upaya untuk mendaur ulang sampah kemasan di rantai nilai konsumen, mulai dari hulu hingga ke hilir. Di hulu, kami bekerja untuk mengumpulkan sampah kemasan fleksibel dengan bekerja sama dengan konsumen dan komunitas, sedangkan di hilir, kami mulai menerapkan terobosan teknologi CreaSolv® Process untuk mendaur ulang sampah plastik fleksibel menjadi bahan baku.

Teknologi CreaSolv® Process mulai dikembangkan sejak tahun 2010 untuk dapat mengelola sampah kemasan plastik fleksibel oleh Unilever dan Fraunhofer Institute IVV, CreaCycle GmbH. Dengan proses ‘ekstraksi selektif’, CreaSolv® Process dapat mendaur ulang sachet kecil dan berlapis yang diolah menjadi polietilena film, lapisan plastik, yang sepenuhnya dapat digunakan kembali. Residu film ini dapat digunakan kembali untuk berbagai keperluan, misalnya palet plastik, dengan demikian akan tercipta pendekatan ekonomi yang sirkuler.

Pada Mei 2017, teknologi ini telah secara resmi diperkenalkan kepada publik dengan didukung sepenuhnya oleh Kementerian LHK. Sebagai tahap awal, kami akan mengoperasikan mini scale plant di Sidoarjo, Jawa Timur pada pertengahan tahun 2018 dan dalam skala komersialnya nanti, teknologi ini berpotensi untuk mengurangi dampak CO2 sebesar 7.800 ton per tahun untuk setiap unit operasi, yang setara dengan 8.200 ton plastik fleksibel.

Program Green and Clean with Waste Bank

Program Green and Clean with Waste Bank adalah program bank sampah berbasiskan komunitas yang telah kami mulai sejak tahun 2001. Pada tahun 2017 kami melakukan re-launching di 18 kota besar, untuk memperkuat pengelolaan bank sampah di tengah-tengah masyarakat. Di bank sampah binaan, masyarakat secara mandiri mengumpulkan, memisahkan dan mendaur ulang sampah dari sekitarnya dan mengubahnya menjadi uang tabungan. Program ini mempromosikan pengumpulan sampah yang berkelanjutan dengan mendirikan bank sampah komunitas dan bermitra dengan para pemulung untuk ikut serta membentuk bank sampah tingkat sektor dan kota. Melalui Program Green and Clean, Yayasan Unilever Indonesia berkolaborasi bersama Yayasan Rumah Pelangi dan Paguyuban Jakarta Green & Clean, memberikan apresiasi kepada pelaku bank sampah atas dedikasi dan komitmennya dalam mengelola sampah.

PRAISE Dropping Box

Persoalan pengelolaan sampah khususnya di kota-kota besar masih menjadi tantangan besar. Sudah sepatutnya seluruh elemen masyarakat saling bekerjasama untuk menjadi bagian dari solusi atas masalah tersebut, salah satunya dimulai dengan memilah sampah. Untuk mendorong hal tersebut, PRAISE (Packaging and Recycling Association for Indonesia Sustainable Environment/Asosiasi Untuk Kemasan & Daur Ulang Bagi Lingkungan Indonesia yang Berkelanjutan) bermitra dengan Waste4Change berinisiatif menempatkan 100 unit Dropping Box di berbagai wilayah Jakarta sebagai solusi berupa sistem pengumpulan sampah kemasan yang bertujuan mengedukasi sekaligus membentuk kebiasaan masyarakat untuk memilah sampah demi mendukung usaha daur ulang sampah kemasan. 

Inisiatif Dropping Box menjadi sebuah siklus solusi yang merangkul setiap pemangku kepentingan yang terlibat, yaitu konsumen sebagai elemen terpenting yang dapat langsung memilah dan membuang sampah kemasan di Dropping box yang sudah tersedia, pihak pemerintah, PRAISE, Bank Sampah dan Waste4Change.

Adapun keunikan Dropping Box ini dibandingan inisiatif pemilahan, pengangkutan dan pengelolaan sampah yang sudah ada sebelumnya adalah:

  1. Pasti pemilahannya: Konsumen dapat langsung memilah dan membuang kemasan bekas pakai mereka di Dropping Box sesuai dengan pengelompokan yang sudah disediakan, yatu: Kertas (kemasan karton, kertas dan kardus) dan Non-kertas (botol plastik, kaleng minuman, botol kaca, sachet dan kantong plastik). PRAISE dan Waste4Change memastikan bahwa seluruh proses pengumpulan, pengangkutan hingga pengelolaan sampah akan tetap terbagi sesuai dengan pemilahan sampah di Dropping Box
  2. Pasti prosesnya: Sampah kemasan yang terkumpul akan diangkut oleh mitra Waste4Change secara berkala dan disalurkan kepada sejumlah mitra Bank Sampah yang terpercaya 
  3. Pasti daur ulangnya: Setelah penyortiran, kemasan yang dapat didaur ulang akan disalurkan ke pabrik daur ulang, sementara residu (bahan yang tidak dapat didaur ulang) akan diserahkan ke mitra pengolah dari Waste4Change sehingga sampah kemasan yang terkumpul tidak akan berakhir di landfill (TPS maupun TPA) untuk meringankan beban penumpukan sampah di kedua lokasi tersebut
  4. Pasti edukasinya: Inisiatif ini dilengkapi dengan berbagai bentuk edukasi yang diberikan melalui infografis menarik yang tercantum pada desain Dropping Box maupun program komunikasi berkelanjutan melalui media massa maupun media sosial

Untuk mengetahui lokasi PRAISE Dropping Box (XLSX | 18KB), silakan klik link berikut

Back to top

BERHUBUNGAN DENGAN KAMI

Kami selalu mencari cara untuk berhubungan dengan mereka yang memiliki minat yang sama terhadap masa depan yang berkelanjutan.

KONTAK KAMI

Berhubungan dengan Unilever dan tim spesialis atau menemukan kontak di seluruh dunia.

Kontak Kami