Unilever Sustainable Living Plan untuk

Pergi ke

Meningkatkan nutrisi

Produk lebih baik, diet lebih sehat, hidup lebih berkualitas.

Seorang lelaki mengoleskan Flora ke roti panggangnya

Lebih dari 1 miliar orang menikmati makanan dan minuman kami setiap hari. Kami tahu bahwa konsumen menginginkan dan mengharapkan produk berkualitas unggul yang sehat dan lezat. Kami memperkaya banyak makanan dengan vitamin dan mineral esensial serta menetapkan target yang berani untuk mengurangi garam, lemak jenuh, gula, dan kalori di seluruh brand kami. Kami juga tahu bahwa konsumen menginginkan makanan yang dipasok secara berkelanjutan dan diolah dengan bahan dan bumbu yang mereka ketahui dan percaya. 

Kami sangat menyadari peran penting makanan dalam kesejahteraan masyarakat, dan bahwa penyakit tidak menular merupakan salah satu prioritas utama dalam kesehatan masyarakat. Kami sangat mendukung UN Global Goal of Zero Hunger dan sedang memainkan peran yang penting dalam mengatasi kelebihan dan kekurangan gizi. Kami melakukannya dengan menawarkan makanan bergizi yang tampak menarik melalui komunikasi yang bertanggung jawab, menyenangkan, dan bermakna.

Target & kinerja

Target gizi kami yang ambisius dapat membantu ratusan juta orang untuk menikmati makanan dan diet yang lebih baik.

MENINGKATKAN NUTRISI

Komitmen Kami

Kami akan terus berusaha meningkatkan rasa dan kualitas nutrisi semua produk kami. Sebagian besar produk kami telah memenuhi, atau lebih baik daripada, standar berdasarkan rekomendasi nutrisi nasional. Komitmen kami akan lebih jauh lagi: pada tahun 2020, kami akan melipatgandakan proporsi portofolio kami yang memenuhi standar nutrisi tertinggi, berdasarkan pedoman komposisi makanan yang diakui secara global. Hal ini akan membantu ratusan juta orang untuk mendapatkan makanan yang lebih sehat.

KINERJA KAMI

Pada tahun 2015, 34% portofolio kami berdasarkan volume memenuhi standar nutrisi tertinggi, berdasarkan pedoman komposisi makanan yang diakui secara global.

PERSPEKTIF KAMI

Memenuhi standar nutrisi tertinggi merupakan komitmen yang penting. Hal ini mencakup masalah-masalah teknis dalam membuat produk lezat yang memenuhi target kami dan disukai konsumen. Makanan yang diformulasi ulang nutrisinya, namun tidak diminati konsumen tidak akan berdampak signifikan. Dan hal ini berarti memfasilitasi perubahan perilaku di kalangan konsumen – yang mengharuskan peran aktif berbagai pemangku kepentingan.

Mayoritas portofolio kami telah memenuhi standar rekomendasi nutrisi nasional. Kami berada di jalur yang tepat untuk memenuhi komitmen 2020, yang berarti bahwa 60% dari portofolio berdasarkan volume kami dan di seluruh negara akan memenuhi kriteria standar nutrisi tertinggi. Sampai saat ini, 34% portofolio telah memenuhi standar tersebut1. Hal ini setara dengan lebih dari setengah porsi yang kami jual.

Terdapat banyak formulasi ulang yang sedang berlangsung di seluruh kategori produk kami, dan kami telah mengadakan kemajuan yang signifikan dalam mengurangi garam, gula, dan lemak jenuh. Kami terus membagikan kemajuan dan pendekatan ini dengan para ahli gizi dan kesehatan masyarakat sehingga mereka juga dapat membahas manfaat produk kami dengan konsumen

Pendekatan kami telah didukung secara eksternal: secara konsisten, kami mencapai nilai yang sangat tinggi dalam Dow Jones Sustainability Index (DJSI); dan kami juga menduduki peringkat top performer dalam 2016 Global Access to Nutrition Index (ATNI), peringkat independen program nutrisi dari produsen makanan dan minuman terbesar di dunia.

Kami bekerja keras menghasilkan peningkatan ini untuk satu miliar orang yang menikmati makanan dan minuman kami setiap hari.

1 Untuk mengukur kemajuan dalam nutrisi, kami menggunakan periode pelaporan yang berjalan dari 1 Oktober hingga 30 September. Data 2015 yang telah diperiksa oleh PwC mencakup periode 1 Oktober 2014 hingga 30 September 2015.

Secara independen telah diperiksa oleh PwC.

  • Tercapai: 3
  • Sesuai rencana: 4
  • Tidak sesuai rencana: 0
  • %% target tidak tercapai: 3

Target kami

Baca Pemeriksaan Independen (EN) untuk perincian lebih lanjut mengenai program jaminan kami di seluruh Unilever Sustainable Living Plan.

MENGURANGI KADAR GARAM

Tonggak pertama kami adalah mengurangi kadar garam menjadi 6 g per hari pada akhir 2010. Hal ini memerlukan pengurangan hingga 25%. Pada tahun 2010, kami menyatakan bahwa ambisi kami adalah mengurangi kadar garam sebesar rata-rata 15-20% lagi untuk memenuhi target 5g garam per hari. Pada tahun 2013 kami mempertegas komitmen.

  • Pada tahun 2020, 75% portofolio Makanan kami akan memenuhi kadar garam sehingga asupan per harinya hanya 5g.

60% portofolio Makanan kami memenuhi target 5g pada tahun 2015.

PERSPEKTIF KAMI

Kami berada di jalur yang tepat menuju target 2020

Untuk mencapai kemajuan lebih lanjut, kami terus mengikuti rencana pengurangan kadar garam yang telah disepakati bersama seluruh konsumen dan bisnis katering profesional Food Solutions. Hal ini juga mengharuskan semua pihak terkait – misalnya, pemerintah, badan kesehatan, dan tenaga medis profesional - untuk mengatasi pemicu dan hambatan yang dialami oleh masyarakat dalam menerapkan kebiasaan hidup sehat, mengingat asupan garam populasi saat ini secara signifikan telah melebihi tingkat yang direkomendasikan.

MENGURANGI LEMAK JENUH

Kami berkomitmen untuk meningkatkan komposisi lemak produk kami dengan cara mengurangi lemak jenuh sebanyak mungkin dan meningkatkan kadar lemak esensial. 

  • Pada tahun 2012, produk olesan roti (spread) kami akan mengandung kurang dari 33% lemak jenuh sebagai proporsi lemak total.
  • Porsi harian akan mengandung setidaknya 15% asam lemak esensial yang disarankan oleh pedoman komposisi makanan internasional.

Kami ingin menyempurnakan lagi kualitas lemak seluruh olesan roti yang mengandung minyak nabati dan kami pasarkan dalam kemasan tub. Pada tahun 2013, kami memperluas komitmen kami.

  • Pada tahun 2017, 90% portofolio global olesan roti1 kami yang mengandung minyak nabati akan mengandung lemak jenuh tidak lebih dari 33% dan setidaknya 67% lemak tak jenuh.

Di wilayah tropis, tanpa distribusi produk dingin, kandungan lemak jenuh maksimalnya akan berada di angka 38%, karena diperlukan kadar lemak jenuh yang sedikit lebih tinggi untuk mempertahankan kestabilan produk olesan roti.

92 92% dari produk olesan roti (spread) kami berdasarkan volume mengandung kurang dari 33% lemak jenuh sebagai proporsi lemak total pada 2012.

92 92% produk olesan roti (spread) kami berdasarkan volume mengandung setidaknya 15% asam lemak esensial yang disarankan oleh pedoman internasional pada 2012.

82% portofolio global olesan roti minyak nabati kami1 mengandung lemak jenuh tidak lebih dari 33% dan setidaknya 67% lemak tak jenuh pada tahun 2015.

PERSPEKTIF KAMI

Kami telah menerapkan rencana guna memastikan olesan roti kami yang mengandung minyak nabati akan memenuhi target lemak jenuh. Meskipun kami dapat mengurangi lemak jenuh untuk membuat produk kami lebih baik, bekerja dalam kemitraan dengan pihak lain selalu diperlukan untuk menguatkan dampak kami, misalnya kami menemukan bahwa menggalakkan kesadaran kesehatan jantung sering kali lebih efektif jika pesan tersebut disampaikan dalam kemitraan dengan badan kesehatan dan tenaga medis profesional.

1 Untuk seluruh produk lain dalam portofolio produk olesan roti (spread), termasuk mélanges, kami berusaha keras mencapai tingkat kadar lemak jenuh terendah tanpa mengorbankan kinerja produk dan harapan konsumen/pelanggan.

MENGHILANGKAN LEMAK TRANS

Pada tahun 2012, kami akan meniadakan dari semua produk kami semua lemak trans dari minyak nabati yang terhidrogenasi secara parsial.

Pada tahun 2012, 100% portofolio kami berdasarkan volume tidak mengandung lemak trans dari minyak nabati yang terhidrogenasi secara parsial.1

PERSPEKTIF KAMI

Pada tahun 2012, kami telah mencapai target untuk menyingkirkan lemak trans dari minyak nabati yang terhidrogenasi secara parsial dari produk kami di seluruh dunia. Kami melaksanakan tinjauan rutin terhadap produk kami untuk tetap memastikan kepatuhan. Apabila ditemukan produk dengan lemak trans dari minyak nabati yang terhidrogenasi secara parsial, produk tersebut akan diformulasi ulang.

1Kami telah menerbitkan definisi dan pendekatan kami untuk menyingkirkan lemak trans dari minyak nabati yang terhidrogenasi secara parsial. Baca: Melnikov S. & Zevenbergen H. "Implementation of removing trans fatty acids originating from partially hydrogenated vegetable oils". New Food 2012; 5: 44-46. Pendekatan ini berfokus pada bahan utama dalam resep kami dan tidak mencakup jejak lemak trans dari minyak nabati yang terhidrogenasi secara parsial dan dapat ditemukan dalam beberapa perencah atau pengemulsi.

MENGURANGI GULA

Sebelum tahun 2010, kami telah mengurangi kadar gula dalam produk teh siap minum kami. Pada tahun 2020, kami akan mengurangi 25% gula tambahan dalam produk teh siap minum. Pada tahun 2014, kami memperluas target ini hingga mencakup produk es teh dan teh susu bubuk1.

Penurunan gula sebesar 11% terjadi di seluruh minuman berbasis teh manis kami pada tahun 2010 hingga 2015.

PERSPEKTIF KAMI

Kami berada di jalur yang tepat untuk memenuhi target 2020. Meskipun kami menurunkan kadar gula berbagai produk yang sudah ada dan meluncurkan produk baru dengan kadar gula yang lebih rendah di berbagai pasar selama tahun 2015, penjualan jenis produk dengan kadar gula lebih tinggi secara keseluruhan lebih signifikan daripada penjualan jenis produk rendah gula, hal ini yang mengimbangi kemajuan pengurangan gula kami dibandingkan dengan tahun 2014.

Kami akan terus mengurangi kadar gula dalam portofolio minuman berbasis teh kami, serta menawarkan minuman dan inovasi kadar gula rendah, sekaligus mempertahankan cita rasa yang disukai konsumen.

1Target penurunan gula kami berlaku untuk semua teh siap minum, produk es teh dan teh susu bubuk, konsentrat cair, ritel dan layanan makanan, serta setiap format baru yang dipermanis untuk keseluruhan jangka waktu 2010 hingga 2020.

MENGURANGI KALORI

  • Pada tahun 2014, 100% es krim anak-anak akan mengandung 110 kilokalori atau lebih rendah per porsi. 60% produk akan memenuhi kadar ini pada tahun 2012.
  • Pada tahun 2015, 80% produk es krim kemasan tidak akan melebihi 250 kilokalori per porsi1

Target baru 2014

100% es krim anak-anak mengandung 110 kilokalori atau lebih rendah per porsi pada tahun 2014, naik dari 86% pada tahun 20132.

Pada tahun 2015, 91% es krim kemasan berdasarkan volume mengandung 250 kilokalori atau lebih rendah per porsi.

PERSPEKTIF KAMI

Kami telah mencapai komitmen kami pada tahun 2014, yaitu es krim anak-anak mengandung tidak lebih dari 110 kilokalori. Kami adalah salah satu perusahaan global pertama yang memastikan bahwa semua es krim anak-anak, di mana pun, dapat dipertanggungjawabkan nutrisinya.

Pada tahun 2015, kami melampaui target global dengan 80% es krim kemasan yang mengandung tidak lebih dari 250 kalori. Namun demikian, untuk menunjukkan pendekatan yang bertanggung jawab di seluruh bisnis es krim kami, kami berkomitmen lebih lanjut - paling tidak, 80% produk kami juga memenuhi hal tersebut di setiap pasar.

1Satu porsi didefinisikan sebagai: produk es krim kemasan yang ditujukan untuk sekali konsumsi atau 100 ml, dijual dalam kemasan yang ditujukan untuk multikonsumsi, misalnya kemasan tub.

2Target es krim anak-anak dinilai pada penghujung Q4 2014; seluruh pelaporan kami menilai kemajuan dari Q4 2014 hingga Q3 2015.

MENYEDIAKAN INFORMASI MAKANAN SEHAT

Tujuan kami adalah memberikan pelabelan yang jelas dan sederhana pada produk kami untuk membantu orang memilih makanan dengan kandungan nutrisi yang seimbang. Produk kami di Eropa dan Amerika Utara mencantumkan informasi nutrisi yang lengkap.

  • Pada tahun 2015, informasi ini akan diperluas sehingga mencakup seluruh produk kami secara global. Kami akan mencantumkan kalori per porsi di bagian depan kemasan beserta delapan nutrisi utama dan % GDA (Rekomendasi Jumlah Harian) untuk lima nutrisi di bagian belakang kemasan.

Target kami akan menghormati kesepakatan industri lokal atau regional, juga hukum di masing-masing pasar.

86 Pada tahun 2015, 86%1 portofolio kami mencantumkan label nutrisi lengkap pada bungkusnya sejalan dengan komitmen tersebut, dan lebih dari 95% portofolio kami mencantumkan informasi nutrisi pada kemasannya atau secara online. Kami bekerja sama dengan otoritas terkait untuk menciptakan iklim positif untuk pelabelan dan mendorong perubahan lebih lanjut pada produk kami.

PERSPEKTIF KAMI

Pada 2015, lebih dari 95% produk kami mencantumkan informasi nutrisi pada kemasan atau secara online (setidaknya 42Besar), sementara 86% produk kami telah sepenuhnya sejalan dengan komitmen1 kami. Ini merupakan kemajuan yang sangat signifikan sejak tahun 2014. Saat itu kami mengakhiri tahun tersebut dengan 63% produk.

Target kami adalah memperluasnya hingga mencakup semua brand dan pasar kami. Pada tahun 2016, kami akan terus mendorong komitmen pelabelan di seluruh portofolio makanan dan minuman kami secara selaras sehingga target kami tercapai sepenuhnya. Kami telah menerapkan model tata kelola global dan kegiatan pemantauan yang menyeluruh untuk memeriksa pelabelan nutrisi produk satu demi satu.

Tantangan terbesar yang kami hadapi adalah peraturan pelabelan baru atau revisi peraturan yang sudah ada sedang dalam pengembangan di beberapa negara. Di sebagian negara lain, tidak ada iklim positif bagi pelabelan Rekomendasi Jumlah Harian pada kemasan bagian depan. Namun demikian, kami terus membangun dukungan untuk pelabelan nutrisi yang maju dan selaras di seluruh industri dan pihak berwenang.

1Angka-angka ini berdasarkan volume di seluruh dunia, Q2 2015, dan meliputi produk dari bisnis layanan makanan kami, Unilever Food Solutions, serta bagian dari bisnis Pepsi Lipton yang merupakan tanggung jawab Unilever dalam pemasaran dan distribusinya; hal ini tidak termasuk produk yang dipasarkan melalui usaha bersama lainnya.

5% kenaikan ini dihasilkan dari perubahan definisi pelabelan nutrisi terkait, sebagaimana dijelaskan dalam pembaruan pendekatan global kami terkait dengan pelabelan nutrisi.

2 4 Besar: informasi nutrisi meliputi energi (kJ dan kkal), protein (g), karbohidrat (g), dan lemak (g)

Key

  • Tercapai
  • Sesuai rencana
  • Tidak sesuai rencana
  • target tidak tercapai
Back to top