1. Home
  2. ...
  3. Siaran Pers
  4. “Vaseline Healing Project” Bantu Perbaiki Kualitas Hidup Masyarakat Pengungsi Erupsi Gunung Sinabung di Desa Batukarang

“Vaseline Healing Project” Bantu Perbaiki Kualitas Hidup Masyarakat Pengungsi Erupsi Gunung Sinabung di Desa Batukarang


Unilever Indonesia Vaseline Healing Project Sinabung Bagi Foto Bersama Unilever Indonesia Vaseline Healing Project Sinabung Bagi Obat Unilever Indonesia Vaseline Healing Project Sinabung Bagi Donasi Unilever Indonesia Vaseline Healing Project Sinabung Konsultasi

Desa Batukarang – Tanah Karo, Sumatera Utara, 28 April 2018 – Vaseline, merek perawatan kulit produksi PT Unilever Indonesia Tbk. hari ini menyelenggarakan sebuah kegiatan sosial sebagai bukti nyata dari misi global Vaseline untuk memperbaiki kulit dan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan di seluruh dunia. Kegiatan bernama “Vaseline Healing Project” ini digelar di Balai Desa Batukarang, dimana Vaseline bekerjasama dengan HeartIndo bersama-sama menyebarluaskan edukasi tentang kesehatan kulit serta membantu memperbaiki kondisi kulit para pengungsi erupsi Gunung Sinabung yang tinggal di desa tersebut.

Mahnessa Siregar selaku Brand Manager Vaseline menuturkan, “Vaseline ingin selalu menginspirasi masyarakat di seluruh dunia untuk lebih peduli kepada kesehatan kulit dan percaya bahwa kulit yang sehat dapat dimiliki oleh semua orang – tanpa terkecuali. Sementara, bagi orang-orang yang tinggal di daerah bencana, gangguan kulit yang paling sederhana dan sebenarnya dapat dicegah ternyata masih sering mereka derita, dan hal ini telah menyulitkan mereka dalam menjalani keseharian, yang tentunya juga akan memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup mereka.” 

“Oleh karena itu, Vaseline menggelar program ‘Vaseline Healing Project’ sebagai upaya untuk membantu memberikan perawatan dermatologis pada orang-orang tersebut. Secara global, program ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi kulit 5 juta orang di seluruh dunia pada tahun 2020, sebagai bagian dari komitmen Unilever Sustainable Living Plan. Bekerjasama dengan mitra global kami, yaitu Direct Relief – organisasi global yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kehidupan orang-orang yang terdampak kemiskinan dan situasi darurat – kami memanfaatkan skala dan keahlian dalam menjaga kulit sehat selama lebih dari 140 tahun untuk membantu memperbaiki masalah kulit mereka, sehingga kualitas hidup merekapun menjadi lebih baik,” terang Mahnessa.

Sebagai informasi, program ini diawali tahun 2015 berkat pengalaman dua orang ahli dermatologi Dr. Grace Bandow dan Dr. Samer Jaber saat mereka melakukan misi kemanusiaan ke Yordania. Mereka menemukan bahwa ternyata Vaseline Repairing Jelly adalah salah satu prioritas tertinggi yang dibutuhkan tenaga kesehatan untuk mengobati orang-orang yang menderita masalah kulit di kamp-kamp pengungsian.

Kandungan petrolatum pada Vaseline Repairing Jelly terbukti sangat berguna untuk memperbaiki kondisi kulit mereka, seperti melembapkan kulit yang ekstra kering, mempercepat penyembuhan luka, dan lainnya. Selain itu, di tengah himpitan masalah yang mereka hadapi, stress adalah sesuatu yang sering mereka alami, dan kondisi ini dapat memicu masalah kulit seperti eksim. Kandungan petrolatum juga mampu memperbaiki dan meminimalisir kekambuhan masalah eksim ini. Berangkat dari fakta tersebut, Vaseline dan Direct Relief akhirnya secara kontinyu menyelenggarakan “Vaseline Healing Project” dengan menyediakan Vaseline Repairing Jelly dan obat-obatan lainnya kepada orang-orang di daerah miskin atau terkena krisis dan bencana di seluruh belahan dunia.

Pada dasarnya, program ini terdiri dari tiga pilar utama, Pertama: menyumbangkan lebih dari 1 juta produk Vaseline Repairing Jelly melalui klinik dan rumah sakit jaringan mitra Direct Relief di seluruh dunia, Kedua: memberikan pelatihan mengenai kesehatan kulit bagi tenaga kesehatan, dan Ketiga: melaksanakan misi untuk memperbaiki kondisi kulit masyarakat yang tinggal di daerah-daerah yang paling membutuhkan.

Di Indonesia sendiri, program ini secara perdana digelar di Kabupaten Bangkalan, Madura bulan Januari lalu. Selain memberikan layanan kesehatan kulit dan pemberian donasi berupa produk Vaseline Repairing Jelly dan obat-obatan lainnya kepada 154 orang masyarakat Bangkalan, Vaseline bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Dr. Soetomo juga telah mengadakan sesi Training of Trainers mengenai kesehatan kulit untuk para petugas kesehatan setempat sehingga di kemudian hari bekal pengetahuan yang diberikan akan menjadikan para pesertanya berkompeten untuk membantu mencegah dan memperbaiki masalah kulit masyarakat yang lebih luas.

Sebagai kali penyelenggaraan kedua, Desa Batukarang terpilih sebagai target penerima manfaat dari program ini karena memiliki jumlah kepadatan penduduk tertinggi yang terkena dampak cukup berat dari bencana erupsi Gunung Sinabung. Hingga saat ini, bantuan yang diterima masyarakat masih sangat minim, dan mereka juga tidak memiliki sumber air bersih dari PDAM sejak 2010 atau sejak erupsi pertama kali terjadi. 

Akibatnya, berbagai permasalahan kesehatan pun bermunculan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Atas, diare, dan beragam masalah kesehatan kulit yang tentunya makin memperburuk produktivitas dan kualitas hidup masyarakat setempat. Khusus untuk mengatasi masalah kulit, saat ini warga Desa Batukarang saat ini hanya bisa mengandalkan tiga orang bidan desa yang bertugas disana karena bagi mereka biaya perjalanan menuju Puskesmas menggunakan transportasi umum dinilai cukup mahal.

“Vaseline Healing Project” di Desa Batukarang diselenggarakan bekerjasama dengan HeartIndo, sebuah NGO yang bertujuan menjadikan Indonesia khususnya Sumatera menjadi tempat yang lebih baik bagi semua orang. Bersama Unilever Indonesia sebagai salah satu mitra utama, HeartIndo telah memiliki jam terbang yang tinggi dalam menjalankan berbagai program sosial di bidang kesehatan, pendidikan, pertanian, maupun teknis.

dr. Apsari Diana Kusumastuti, MARS selaku pendiri HeartIndo dan Ketua Tim Panitia Vaseline Healing Project di Desa Batukarang menerangkan, “Untuk pelaksanaan program ‘Vaseline Healing Project’ ini, kami telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Tanah Karo untuk memastikan segala sesuatunya berjalan dengan lancar dan efektif. 

Hari ini, kami mengerahkan tim medis yang terdiri dari 13 orang dokter spesialis dan dokter umum untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai kesehatan kulit kepada 200 orang masyarakat setempat – termasuk di antaranya 20 orang petugas kesehatan dari Puskesmas setempat. Selanjutnya, kami langsung memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama dalam membantu memperbaiki masalah kulit yang mereka miliki. Di akhir program, kami juga membagikan sembako dan paket obat-obatan – termasuk Vaseline Repairing Jelly – agar masyarakat dapat terus memelihara kesehatan mereka.”  

Hari ini, pelaksanaan “Vaseline Healing Project” turut dihadiri oleh Roin Andeasi Bangun selaku Kepala Desa Batukarang, Kawal Maha, SSi, Apt. MKes selaku Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan Tanah Karo, dan dr. Florencia sebagai Kepala Puskesmas Kecamatan Payung.

“Kami berharap program ‘Vaseline Healing Project’ dapat membantu masyarakat Desa Batukarang untuk menikmati hidup yang lebih berkualitas dengan kulit yang sehat. Tak kalah pentingnya, semoga program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengonsultasikan kondisi kulit mereka kepada para ahli sehingga permasalahan kulit mereka dapat diperbaiki sebelum menjadi masalah yang lebih serius,’’ tutup Mahnessa.

Telusuri lebih lanjut topik-topik ini
Back to top