Toggle Cari

  1. Home
  2. ...
  3. Siaran Pers
  4. Festival Jajanan Bango 2018 di Makassar Rayakan 90 tahun Komitmen Bango  Setulus Hati Mengedepankan dan Mempopulerkan Kuliner Nusantara

Festival Jajanan Bango 2018 di Makassar Rayakan 90 tahun Komitmen Bango  Setulus Hati Mengedepankan dan Mempopulerkan Kuliner Nusantara


Unilever Indonesia Festival Jajanan Bango Makassar Foto Bersama Unilever Indonesia Festival Jajanan Bango Makassar Nasi Goreng Unilever Indonesia Festival Jajanan Bango Makassar Sepeda

Makassar, 5 Mei 2018 – Kecap Bango produksi PT Unilever Indonesia Tbk. kembali menghadirkan perhelatan kuliner akbar tahunan yang selalu dinanti puluhan ribu pecinta kuliner, yaitu Festival Jajanan Bango 2018. Setelah sukses memuaskan selera puluhan ribu pecinta kuliner Nusantara di Makassar tahun 2014 silam, kali ini Festival Jajanan Bango kembali menyambangi kota ini selama dua hari (5 – 6 Mei 2018), bertempat di Lapangan Karebosi untuk mempersembahkan puluhan hidangan otentik Indonesia langsung dari tangan para legenda kuliner Nusantara. 

Hernie Raharja selaku Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk. menuturkan, “Festival Jajanan Bango tahun ini kami persembahkan secara istimewa untuk merayakan perjalanan sukses Bango yang selama 90 tahun senantiasa konsisten dalam menjaga kualitas melalui penggunaan bahan-bahan terbaik dan proses pembuatan yang otentik. Berkat kualitas yang terjaga ini, selama 90 tahun pula Bango selalu menjadi andalan ibu, keluarga dan para penjaja kuliner legendaris dalam menyajikan hidangan Nusantara yang lezat dan otentik. Selain itu, Festival Jajanan Bango 2018 juga menjadi bentuk apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini telah mendukung Bango dalam upaya mengedepankan dan mempopulerkan kuliner nusantara dari generasi ke generasi.”

Festival Jajanan Bango 2018 menghadirkan galeri unik bertema “Warisan Kuliner Nusantara”, yang secara interaktif menampilkan 90 tahun jejak kecap Bango di Indonesia serta misi pelestarian kuliner Nusantara yang selalu diusungnya dari tahun ke tahun. Tak hanya itu, ditampilkan pula berbagai cerita di balik ragam kuliner Nusantara dan kisah para penjaja kuliner yang sudah melegenda. Tak ketinggalan, sebagai ciri khas Festival Jajanan Bango, hadir pula area yang menggambarkan ketulusan Bango dalam menjaga kualitas produknya. Di tempat ini pengunjung bisa mengenal bagaimana proses pembuatan kecap berkualitas dari mulai pembibitan kedelai hitam berkualitas hingga teknis produksi terkini. 

“Bango mempunyai misi sosial untuk melestarikan kuliner Indonesia, dengan cara membantu mempopulerkan dan menyejahterakan penjaja makanan tradisional Indonesia, salah satunya lewat Festival Jajanan Bango ini. Selain itu, Bango juga selalu bermitra dengan berbagai pihak, salah satunya dengan pemerintah sebagai bentuk kolaborasi dalam memajukan pamor kuliner Nusantara. Akhirnya melalui misi ini, Bango ingin mengajak seluruh pecinta kuliner untuk kembali ke akarnya, yaitu: Mengenal, mencintai, hingga akhirnya ikut melestarikan kekayaan warisan kuliner Nusantara,” lanjut Hernie. 

Sebagai bentuk kolaborasi, Festival Jajanan Bango 2018 telah mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) dan Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Bekraf RI). Kemenpar RI memberikan dukungannya karena sebagai pionir festival kuliner Nusantara, Festival Jajanan Bango telah dikenal sebagai destinasi wisata kuliner yang sangat dinantikan oleh wisatawan. Selain itu, Festival Jajanan Bango juga sejalan dengan program yang sedang digalakkan oleh Bekraf RI, yaitu mendorong peran serta wirausaha kuliner Nusantara di tengah pesatnya laju pertumbuhan industri kuliner yang menjadi tulang punggung perekonomian kreatif saat ini. 

Setelah menuai kesuksesan di Jakarta, 14 – 15 April lalu, Makassar merupakan kota persinggahan kedua pelaksanaan Festival Jajanan Bango 2018.  Tahun ini Bango kembali singgah di Makassar, selain karena animo masyarakat yang begitu besar di acara serupa tahun 2014 lalu, Makassar juga dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki kekayaan kuliner lokal yang sangat khas dan beragam. 

Merupakan sebuah kehormatan bagi Bango bahwa pelaksanaan Festival Jajanan Bango 2018 hari ini dibuka dan dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas Wali Kota Makassar, Dr. H. Syamsu Rizal MI, S.Sos, M.Si. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa meskipun Makassar adalah surga bagi begitu banyak kuliner lokal yang khas, saat ini perhatian dan minat masyarakat Makassar terhadap keragaman kuliner Nusantara makin meningkat – terlihat dari semangat mereka yang besar untuk menelusuri ragam kuliner yang berasal dari berbagai wilayah Nusantara. Oleh karena itu, beliau sangat menghargai kehadiran Festival Jajanan Bango 2018 di Makassar sebagai ajang kuliner yang bisa memberikan kesempatan bagi para pecinta kuliner untuk semakin mengenali dan berpartisipasi dalam merayakan dan melestarikan kekayaan warisan kuliner Nusantara.

Hari ini, lebih dari 30 hidangan khas Nusantara otentik persembahan legenda kuliner tersohor yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia hadir di Festival Jajanan Bango 2018 Makassar. Tak hanya itu, festival ini makin semarak dan inspiratif dengan adanya demo masak, aneka hiburan dengan konten lokal yang kental, serta berbagai aktivitas menarik lainnya yang dapat semakin menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan masyarakat Makassar terhadap kekayaan kuliner Nusantara.

“Pada akhirnya, selama dua hari para pecinta kuliner dapat menikmati kemeriahan perayaan 90 Tahun Bango di Indonesia sambil dimanjakan dengan begitu banyak ragam kelezatan kuliner Nusantara. Semoga Festival Jajanan Bango dapat terus menjadi katalisator yang kuat untuk memulai komitmen bersama dalam melestarikan warisan kuliner Nusantara, karena rasa cinta dan bangga terhadap kekayaan ragam kuliner Nusantara. Semangat ini dapat dengan mudah tertular di tengah puluhan ribu pecinta kuliner lintas generasi yang selalu memadati festival ini setiap tahunnya,” tutup Hernie.

Telusuri lebih lanjut topik-topik ini
Back to top