1. Home
  2. ...
  3. Siaran Pers
  4. Inovasi Kecap Bango Light: Alternatif Baru Untuk Nikmati Kelezatan Kuliner Nusantara

Inovasi Kecap Bango Light: Alternatif Baru Untuk Nikmati Kelezatan Kuliner Nusantara


Unilever Indonesa Bango Light Produk Unilever Indonesa Bango Light Demo Masak Unilever Indonesa Bango Light Produk

Jakarta, 8 Maret 2018 – Kecap Bango produksi PT Unilever Indonesia Tbk. kembali menghadirkan inovasi dalam melezatkan kuliner Nusantara dengan meluncurkan Kecap Bango Light. Mempertahankan ciri khas bahan utama pembuatan kecap Bango yaitu kedelai hitam Mallika yang berkualitas, kecap Bango Light mengandung pemanis alami stevia dengan kandungan gula 30% lebih rendah* sebagai pilihan untuk menikmati kelezatan aneka kuliner Nusantara dengan cara yang lebih sehat. 

Hernie Raharja selaku Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk. menuturkan, “Bango terus menjadi mitra setia ibu dan juga para legenda kuliner dalam menyajikan ragam kelezatan kuliner Nusantara. Di usia yang ke-90 ini, Bango berupaya untuk terus bergerak progresif dan senantiasa peka terhadap kebutuhan konsumen, agar Bango selalu bisa menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat luas.”

“Bango melihat bahwa jumlah masyarakat Indonesia yang mulai menerapkan pola hidup dan pola makan yang lebih sehat kini semakin meningkat, seiring dengan makin tingginya kesadaran akan risiko penyakit degeneratif yang timbul akibat gaya hidup yang kurang sehat, termasuk diabetes. Maka, Bango meluncurkan kecap Bango Light untuk mendukung gaya hidup tersebut,” lanjut Hernie.

Fakta tersebut didukung oleh Nielsen's New Global Health and Ingredient-Sentiment Survey yang dirilis akhir 2016 mengenai pola makan masyarakat modern di Indonesia. Survey ini menunjukkan bahwa 70% responden menjalani diet tertentu untuk menghindari berbagai penyakit degeneratif. Yang menarik, survey tersebut juga menunjukkan bahwa 68% responden mulai tergerak untuk berinvestasi lebih pada makanan dengan kandungan yang sesuai diet mereka. Tren ini sejalan dengan survey yang dilakukan oleh Unilever mengenai tren makanan di Indonesia yang menunjukkan bahwa saat ini 8% dari konsumen di Indonesia mulai berinvestasi pada makanan yang lebih sehat, dan diperkirakan jumlah ini akan terus meningkat hingga 24% di 4-5 tahun mendatang.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bango meracik kecap Bango Light sedemikian rupa agar memiliki rasa manis gurih yang sama dengan Bango Kecap Manis yang sudah terlebih dulu melegenda. Selain stevia, kedelai hitam Malika dan gula kelapa berkualitas khas Bango tetap dipergunakan sebagai bahan dasar, sehingga kecap Bango Light tetap menjadi pilihan tepat untuk memperkaya kelezatan aneka hidangan khas Nusantara. 

Selain itu, inovasi ini merupakan implementasi dari Unilever Sustainable Living Plan (USLP) yang berkomitmen untuk memberikan pilihan yang lebih sehat serta meningkatkan kesehatan dan kualitas nutrisi dalam semua produknya. Salah satu target Sustainable Nutrition yang ingin dicapai pada tahun 2020 adalah mengurangi 25% kadar gula tambahan dimana upaya ini telah dimulai sejak 2016 dengan meluncurkan produk-produk dengan kadar gula yang lebih rendah di banyak pasar, salah satunya kecap Bango Light.

dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK selaku seorang Spesialis Gizi menerangkan, “Salah satu langkah tepat dalam menerapkan gaya hidup sehat adalah dengan lebih memerhatikan pilihan bahan makanan dan kandungannya tanpa harus mengorbankan kelezatan hidangan yang kita olah, contohnya stevia sebagai pengganti gula. Stevia adalah bahan pemanis alami yang sedang digemari. Terbuat dari ekstrak daun stevia, kecap Bango Light bisa jadi pilihan yang cocok untuk gaya hidup lebih sehat.”

Sama halnya dengan Bango Kecap Manis reguler, kecap Bango Light dapat diaplikasikan untuk berbagai hidangan, baik menjadi bahan yang digunakan saat proses memasak, atau sebagai pelengkap – seperti untuk topping atau cocolan. 

Chef Odie Djamil yang menaruh perhatian khusus pada keanekaragaman kuliner Nusantara berkomentar, “Banyak orang yang menganggap bahwa masakan Indonesia identik dengan makanan yang tidak sehat, padahal tidak demikian. Kita bisa mengolah masakan Indonesia sehingga menjadi lebih sehat namun tetap lezat, misalnya dengan mengontrol tingkat kandungan lemak dan kalori yang kita konsumsi.”

Chef Odie kemudian menyarankan untuk mengatur porsi makan yang tepat, memilih teknik memanggang dan mengukus, memperbanyak bahan-bahan segar seperti sayuran, atau menggunakan kecap Bango Light. Menurutnya, meskipun kecap Bango Light mengandung gula 30% lebih rendah, namun rasa manisnya tetap setara sehingga tetap memperlezat rasa masakan.

“Kecap Bango Light akan menemani para ibu di Indonesia untuk mulai menerapkan pola makan yang lebih sehat sambil terus melestarikan warisan kuliner Nusantara di rumah. Kami percaya kecap Bango Light akan menjadi pilihan yang tepat seiring dengan tren di tengah masyarakat yang kini makin menyadari pentingnya hidup sehat,” tutup Hernie.

Tumis Buncis Daging Cincang Bango Light Ala Chef Odie Djamil

Unilever Indonesa Bango Light Daging Cincang
Bahan
 
250 gr buncis
1 sdm minyak goreng
8 buah bawang putih, iris
4 buah bawang merah, iris
3 sdm ebi kering
4 buah cabai merah, iris tipis
100 gr daging sapi cincang
1/2 sdt Royco Ayam
1 sdm Kecap Bango Light
1/2 gelas air
1 sdt tepung sagu 

Cara Membuat
1. Panaskan minyak di api sedang, tumis bawang merah, bawang putih dan ebi hingga harum
2. Masukkan daging sapi cincang, tumis sebentar, tambahkan garam dan cabai merah iris
3. Masukkan buncis, garam, kecap Bango Light, tumis sebentar
4. Tambahkan air, aduk rata. Lalu beri larutan tepung sagu agar kuah mengental, aduk rata
5. Setelah matang, angkat lalu sajikan

Fakta Nutrisi
51% lebih rendah gula*
33% lebih rendah lemak jenuh

Sate Manis Sapi Rempah Bumbu Kecap Dengan Acar Mangga Ala Chef Odie Djamil

Unilever Indonesa Bango Light Sate Manis Sapi Rempah
Bahan
 
Sate Manis Sapi
500 gr daging sapi has dalam, potong dadu
50 gr Kecap Bango Light

Bumbu Halus
50 gr bawang merah
25 gr bawang putih
15 gr jahe 
15 gr lengkuas
30 gr sereh
20 gr ketumbar, sangrai
5 gr jinten bubuk
5 gr garam
4 gr lada hitam
10 gr minyak kelapa

Sambal Kecap
80 gr Kecap Bango Light
20 gr bawang merah, iris tipis
30 gr tomat merah, potong dadu
10 gr cabai rawit, iris tipis
5 gr air jeruk nipis

Acar Mangga
50 gr mangga, potong dadu
25 gr paprika, potong dadu
25 gr bawang bombay, potong dadu
25 gr tomat merah, potong dadu
15 gr daun ketumbar, cincang
3 gr garam
5 gr jeruk nipis

Lain-Lain
50 gr acar timun 
100 gr bumbu kacang siap santap
20 buah tusuk sate 

Cara Membuat
1. Haluskan semua bahan bumbu halus di dalam blender, tumis dengan sedikit minyak kelapa hingga matang
2. Campurkan bumbu halus, potongan daging sapi dan Kecap Bango Light, lalu simpan di dalam lemari pendingin selama 1-2 jam hingga bumbu meresap. Lalu tusukkan sate dengan menggunakan 20 buah tusuk sate
3. Siapkan sambal kecap: campurkan Kecap Bango Light, potongan bawang merah, tomat, serta cabai rawit, lalu beri sedikit perasan jeruk nipis
4. Siapkan acar mangga: siapkan mangkuk, campurkan semua bahan hingga rata, istirahatkan selama 5 menit
5. Panaskan wajan anti lengket, beri sedikit minyak kelapa, lalu pan seared sate hingga matang sambil sesekali diolesi Kecap Bango Light

Fakta Nutrisi
34% lebih rendah gula*
Telusuri lebih lanjut topik-topik ini
Back to top