Toggle Cari

  1. Home
  2. ...
  3. Siaran Pers
  4. Satu Dukungan untuk Edukasi Lima Anak Mengenai Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun

Satu Dukungan untuk Edukasi Lima Anak Mengenai Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun

Dalam rangka merayakan Hari Cuci Tangan Sedunia, Lifebuoy targetkan edukasi ini terhadap 100 juta tangan sehat Indonesia  di tahun 2020 lewat kampanye ‘Berbagi Tangan Sehat’

GHD Presscon 1 GHD Presscon 2

JAKARTA, 14 Oktober 2016 – Unilever Indonesia melalui brand Lifebuoy kembali melanjutkan komitmennya untuk mendukung program pemerintah PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) melalui kampanye Berbagi Tangan Sehat yang telah menjangkau 2 juta orang di tahun 2016.  Selain itu, untuk meraih lebih banyak lagi, Lifebuoy juga mengajak masyarakat mendukung edukasi ini dengan mengajak mereka melakukan high five pledging dimana dari setiap dukungan tersebut Lifebuoy berkomitmen akan mengedukasi lima orang anak.

Eva Arisuci Rudjito, Head of Marketing Skin Cleansing PT Unilever Indonesia Tbk. menjelaskan, ”Komitmen ini secara berkelanjutan kami terapkan selama 12 tahun. Kami telah memulai perjalanan panjang program edukasi berkelanjutan yang dilakukan di berbagai kota di Indonesia dan telah menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, orang tua, guru, hingga tenaga kesehatan. Hingga 2015, Lifebuoy telah menjangkau lebih dari 70.000.000 (tujuh puluh juta) tangan sehat Indonesia. Kami berharap melalui komitmen ini, semakin banyak anak Indonesia dapat melewati lima tahun pertama kehidupan dan terbebas dari penyakit yang dapat ditularkan melalui tangan seperti diare.” 

Pencapaian itu kemudian dilanjutkan selama tahun 2016 dimana Lifebuoy terus melakukan edukasi melalui tiga pilarnya yaitu edukasi di 8.500 sekolah yang tersebar di 70 kota di 16 provinsi, penyuluhan dan pelatihan di posyandu kepada ibu-ibu PKK di 34 provinsi, serta mengedukasi 300 ribu tenaga kesehatan rumah sakit di 12 provinsi melalui kerjasama dengan PERSI. Hal ini dilakukan terus menerus dengan menargetkan 100.000.000 (seratus juta) tangan sehat Indonesia pada 2020. 

dr. Sri Rachmani, MKes, MHKes., Sekretaris Jendral PERSI bercerita,“PERSI telah menjalin kerja sama dengan Unilever Indonesia melalui Lifebuoy selama tujuh melalui program Sehat Ada Di Tangan Kita. Kami berharap program ini juga dapat menjadi kontribusi bagi keberhasilan program pemerintah, PHBS, yang telah memperlihatkan peningkatan sebesar 23.8% dari 2007 sampai dengan 2013 terkait perilaku mencuci tangan dengan benar di kalangan penduduk berusia di bawah 10 tahun, serta penurunan infeksi diare pada anak di bawah 5 tahun sebanyak 5,5%.”  

Lebih lanjut Prof. dr. H.Abdul Kadir, PhD., SpTHT-KL(K), MARS, Direktur Utama RS. Kanker Dharmais menambahkan bahwa tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan contoh mengenai kebiasaan baik mencuci tangan dengan sabun saat bekerja (profesional) dan menjalankan kebiasaan tersebut secara konsisten saat tidak bekerja untuk mengedukasi bukan hanya orang terdekat mereka, melainkan juga pasien dan keluarga pasien. Di Dharmais, kegiatan hand hygiene dibawah Panitia Pengendalian Infeksi (PPI) telah berhasil membantu mengurangi Ventilator Acquired Pneumonia (VAP) sebanyak 79,6%, dimana salah satu kegiatannya adalah cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh pasien (Data PPI 2015).

Menjelang perayaan Hari Cuci Tangan Sedunia yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2016, Lifebuoy membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi memberi dukungan dengan melakukan high-5 pledging dan berbagi pesan 1 (satu) tangan untuk 5 (lima) anak Indonesia melalui #BerbagiTanganSehat di media sosial yaitu Facebook @LifebuoyIndonesia dan Instagram @LifebuoyID. Dari satu dukungan, Lifebuoy akan mengedukasi lima anak Indonesia tentang pentingnya CTPS. Sampai saat ini, kegiatan ini sudah didukung oleh lebih dari 60 ribu orang dan akan terus bertambah seiring dengan berjalannya kampanye ini sampai akhir Oktober 2016.

Sebagai puncak perayaan Hari Cuci Tangan Sedunia, Lifebuoy turut melibatkan 10.000 siswa sekolah dan 1.200 tenaga kesehatan di 12 kota di Indonesia. Di Jakarta, perayaan diselenggarakan di Parkir Timur Senayan dengan melibatkan 1.000 siswa sekolah dan di saat yang bersamaan mengadakan webminar di 12 rumah sakit di Indonesia melalui kerja sama dengan PERSI untuk mengedukasi tenaga kesehatan akan pentingnya CTPS guna mencegah penyebaran penyakit terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Ersya Mayori, ibu dengan dua anak, mengatakan “Sebagai seorang Ibu, tentunya kesehatan anak dan keluarga adalah yang utama dan saya menyadari cara mudah untuk mencegah terkena penyakit yang dapat ditularkan lewat tangan adalah dengan mencuci tangan. Oleh karena itu, Saya selalu mengingatkan anak-anak dan suami untuk tidak lupa mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan, sehabis dari toilet, serta mandi yang benar dengan sabun.”

Menutup konferensi media hari ini, Eva mengatakan bahwa Lifebuoy berharap dapat terus memberikan kontrobusi positif bagi masyarakat, selain itu semakin banyak masyarakat Indonesia terpanggil untuk menjadi agen perubahan serta ikut peduli menjaga kesehatan yang dimulai dari langkah mudah, yaitu mencuci tangan dengan sabun.

Telusuri lebih lanjut topik-topik ini
Back to top