1. Home
  2. ...
  3. Siaran Pers
  4. Pepsodent Luncurkan Cerita Petualangan Mama Sigi dan Pepo

Pepsodent Luncurkan Cerita Petualangan Mama Sigi dan Pepo

Cara yang Menyenangkan Ajak Keluarga Indonesia Bangun Kebiasaan Baik Sikat Gigi Malam

Mama Sigi dan Pepo Mama Sigi dan Pepo 2

Jakarta, 11 Oktober 2016 – Melanjutkan kesuksesan kampanye #mommyslittlepartner yang diluncurkan beberapa waktu lalu, kali ini Pepsodent, produk pasta gigi keluarga produksi PT Unilever Indonesia Tbk., kembali menguatkan komitmennya untuk terus mengedukasi masyarakat Indonesia secara berkelanjutan mengenai pentingnya menanamkan kebiasaan baik terhadap anak, terutama kebiasaan menyikat gigi. Kali ini, Pepsodent mempersembahkan ‘Cerita Petualangan Mama Sigi dan Pepo’ dengan sejumlah karakter hewan untuk menyampaikan pesan ajakan menyikat gigi malam sebelum tidur.

Imelda Karya Wira, Senior Brand Manager Pepsodent menjelaskan, “Pepsodent percaya bahwa menyikat gigi di malam hari sebelum tidur adalah  waktu yang terbaik untuk melindungi gigi. Namun, kenyataannya masih banyak keluarga yang melewatkannya sehingga perlu dibiasakan di dalam keluarga terutama ditanamkan pada anak sedini mungkin. Untuk itu, kami selalu hadir dengan bentuk edukasi yang interaktif dan menyenangkan, kali ini melalui “Cerita petualangan Mama Sigi dan Pepo” yang menampilkan karakter utama Mama Sigi dan Pepo serta sejumlah karakter lain berupa hewan yang mengajak keluarga Indonesia bertualang sambil memandu si kecil menyikat gigi sebelum tidur selama dua menit.”

Vera Itabiliana, Psi., psikolog klinis anak, memperkuat keterangan di atas, “Mengajak anak bertualang melalui cerita petulangan berbentuk fable merupakan salah satu cara menyenangkan yang bisa digunakan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai positif pada anak. Saat sedang menikmati cerita fable berdua dengan anak, terbentuk kedekatan fisik dan emosi yang terjalin antara ibu dan anak."

"Selain itu, anak yang memang sedang berkembang daya imajinasinya menyukai cerita fable atau obyek bentukan imajinasi lainnya, dan karakter hewan menjadi salah satu yang digemari anak-anak. Melalui cerita fable, hewan dipersonifikasikan atau dibuat berperilaku seperti manusia sehingga memudahkan orang tua untuk menanamkan nilai-nilai perilaku  kepada anak. Cara ini menghindarkan anak jadi bosan dan merasa digurui. Anak juga mudah terhibur dan rasa empati pada anakpun akan muncul.”

Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., Head of Professional Relationship Oral Care PT Unilever Indonesia Tbk., mengungkapkan kampanye ini didasari hasil penelitian yang dilakukan oleh Unilever bahwa ibu adalah sosok yang mempunyai kebiasaan menyikat gigi tertinggi di keluarga. Frekuensi anak tidak menyikat gigi di malam hari lebih tinggi daripada orangtua, 77% responden anak tidak menyikat gigi di malam hari sementara 70% orang tua tidak melakukannya.

Hasil penelitian tersebut juga mengungkapkan sekitar 46% responden menyikat gigi hanya sekali sehari dimana rata-rata ibu menyikat gigi 1,5 kali sehari, anak hanya 1,3 kali. Hanya sedikit sekali yang melakukan sikat gigi sesuai dengan frekuensi dan waktu yang direkomendasikan. Dari penelitian tersebut juga terungkap, orang tua melewatkan menyikat  gigi malam karena mereka merasa lelah, lupa, bosan, terganggu,  lebih tertarik pada hal lain daripada kesehatan atau hanya tidak peduli. Lebih memprihatinkan lagi, mereka tahu bahwa merawat gigi itu penting namun seringkali merasa sudah cukup dengan kebiasaan menyikat gigi yang sudah dilakukan.

“Melewatkan sikat gigi malam sebelum tidur sama dengan memberikan kesempatan pada bakteri untuk berkembang biak lebih cepat, mengubah sisa makanan menjadi asam yang dapat melarutkan email gigi sehingga gigi menjadi berlubang. Selain itu, konsentrasi fluoride saat menyikat gigi di malam hari dapat bekerja dalam air liur selama 12 jam setelah menyikat gigi malam, sama dengan kandungan fluoride yang ditemukan setelah 1 – 4 jam setelah menyikat gigi di siang hari.  Fluoride yang bertahan pada lapisan gigi di malam hari baik untuk menguatkan email gigi terhadap serangan asam bakteri di rongga mulut”, lanjut Drg. Mirah

Cerita Petualangan Mama Sigi dan Pepo hadir dalam 21 cerita yang berbeda dan dapat diperoleh keluarga Indonesia melalui dua cara yaitu, cerita berbasis video yang dapat dinikmati lewat Facebook Pepsodent dan cerita berbasis audio lewat telepon genggam dengan cara menekan *200*188# secara gratis.

Pepsodent bekerja sama dengan beberapa partner profesional untuk mewujudkan cerita petualangan Mama Sigi dan Pepo. Produksi dilakukan bersama studio yang sudah berpengalaman dalam memproduksi berbagai film animasi dan cerita anak yang telah memenangkan berbagai penghargaan dan mendapatkan nominasi Oscar untuk sejumlah karya mereka. Kerjasama juga dilakukan dengan Fundamentally Children selaku konsultan spesialis perilaku anak untuk membantu mengembangkan kemampuan anak melalui permainan.

“Melalui persembahan 21 cerita Petualangan Mama Sigi dan Pepo ini, Pepsodent berharap dapat membentuk kebiasaan sikat gigi malam sebelum tidur secara efektif, lebih seru dan menyenangkan bagi keluarga Indonesia. Jangan lupa sikat gigi sebelum tidur ya!,” tutup Imel.

Telusuri lebih lanjut topik-topik ini
Back to top