Toggle Cari

  1. Home
  2. Berita dan Media
  3. Siaran Pers
  4. Lifebuoy Rayakan Hari Cuci Tangan Sedunia Bersama 10.000 Siswa dan 1.200 Tenaga Kesehatan di 12 Kota

Lifebuoy Rayakan Hari Cuci Tangan Sedunia Bersama 10.000 Siswa dan 1.200 Tenaga Kesehatan di 12 Kota

GHD Bigbang 1 GHD Bigbang 2 GHD Bigbang 3 GHD Bigbang 4

JAKARTA, 15 Oktober 2016 – Hari ini, Lifebuoy merayakan Hari Cuci Tangan Sedunia melalui webinar dan perayaan ‘Berbagi Tangan Sehat’ yang melibatkan 10.000 anak sekolah dan 1.200 tenaga rumah sakit di Jakarta dan beberapa kota lain di Indonesia. Hal ini dilakukan Lifebuoy untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan menuju target untuk meraih 100 juta tangan sehat Indonesia pada 2020.

“Unilever melalui Lifebuoy senang sekali bisa ikut berkontribusi terhadap program pemerintah PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) melalui edukasi cuci tangan pakai sabun yang telah dilakukan selama 12 tahun, dan hari ini kami mengajak masyarakat dalam menyebarluaskan kebiasaan baik ini agar mereka menjadi agen perubahan yang dapat turut mengedukasi orang di sekitarnya.” Kata Eva Arisuci Rudjito, Head of Marketing Skin Cleansing PT Unilever Indonesia.

Perayaan Hari Cuci Tangan Sedunia di Jakarta dilakukan di dua tempat yaitu Parkir Selatan Senayan, dengan mengajak 1.000 siswa sekolah untuk bersama-sama mencuci tangan dengan sabun serta memberikan edukasi terkait penerapan kebiasaan baik mencuci tangan tersebut di saat-saat penting yaitu sebelum makan pagi, sebelum makan siang, sebelum makan malam, setelah dari toilet, dan mandi menggunakan sabun. 

Acara ini dibuka oleh dr. Untung Suseno Sutarjo, MKes, Sekretaris Jendral Kementrian Kesehatan; dr. Imran Agus Nurali Sp.KO, Direktur Kesehatan Lingkungan, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, dan menghadirkan pula dr. Erni Guntarti Tjahjokumolo – Ketua Umum TP PKK Pusat.

“Pentingnya kebersihan tangan untuk menciptakan kehidupan yang sehat perlu kita sebarluaskan kepada segenap lapisan masyarakat terutama anak-anak dari kelompok usia sekolah. Kita patut bersyukur karena riset Riskesdas tahun 2013 menunjukkan ada peningkatan dari 23,2% menjadi 47,0% dalam proporsi penduduk usia kurang dari 10 tahun yang berperilaku cuci tangan dengan benar di Indonesia. Praktek Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) ini diharapkan dapat menciptakan agen perubahan di tingkat masyarakat yang turut mempercepat terwujudnya Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.” Kata dr. Untung Suseno Sutarjo, MKes, Sekretaris Jendral Kementrian Kesehatan.

Di saat yang bersamaan, Lifebuoy juga melakukan webinar di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya mencuci tangan dengan sabun kepada tenaga kesehatan serta mengajak mereka untuk melakukan high-5 pledging di rumah sakit dalam rangka memberi dukungan agar Lifebuoy terus mengedukasi anak Indonesia mengenai kebiasaan baik ini. Acara ini dibuka oleh dr. Bambang Wibowo, SpOG (K), MARS – Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI.

Hingga kini, Lifebuoy telah mendapatkan dukungan lebih dari 81 ribu orang dan berharap angka ini terus bertambah hingga akhir Oktober karena untuk setiap dukungan yang ditujukan menggunakan tagar #BerbagiTanganSehat di Facebook @LifebuoyIndonesia dan Instagram @LifebuoyID, Lifebuoy akan berkomitmen untuk mengedukasi 5 (lima) anak lainnya dalam rangka menyebarluaskan kebiasaan CTPS dengan baik dan benar. 

“Perayaan Hari Cuci Tangan Sedunia tidak akan berakhir hari ini, karena masih akan dirayakan oleh Lifebuoy bersama dengan siswa-siswa di sekolah binaan lifebuoy di berbagai kota di Indonesia sampai dengan akhir Oktober, yang dilanjutkan dengan edukasi berkesinambungan mengenai pentingnya Cuci tangan Pakai Sabun (CTPS).” Tutup Eva

Telusuri lebih lanjut topik-topik ini
Back to top