Lifebuoy telah jangkau 58 juta orang Indonesia untuk Terapkan kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun

Memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia (Global Handwashing Day) yang diperingati setiap tanggal 15 Oktober, Lifebuoy mengukuhkan komitmennya untuk mencapai 70 juta Tangan Indonesia Sehat di tahun 2015 melalui edukasi dan sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)

Jakarta, 22 Oktober 2014 – Memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia (Global Handwashing Day) yang diperingati setiap tanggal 15 Oktober, Lifebuoy mengukuhkan komitmennya untuk mencapai 70 juta Tangan Indonesia Sehat di tahun 2015 melalui edukasi dan sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Lifebuoy percaya bahwa CTPS mampu membantu menurunkan tingkat prevalensi penderita diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Indriani, Senior Brand Manager Lifebuoy PT. Unilever Indonesia, Tbk mengatakan, “Hari Cuci Tangan Sedunia merupakan momentum yang tepat bagi Lifebuoy untuk mengingatkan kembali kepada seluruh masyarakat akan pentingnya kebiasaan CTPS sebagai salah satu bagian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sebagai brand yang peduli terhadap kesehatan masyarakat Indonesia, Lifebuoy telah secara konsisten memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia sejak tahun 2008.”

Lebih lanjut Indriani menjelaskan bahwa komitmen Lifebuoy dalam mensosialisasikan CTPS kepada masyarakat Indonesia sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencapai target Millennium Development Goals (MDGs) di tahun 2015 dalam mengurangi tingkat kematian anak dibawah lima tahun hingga dibawah 32 kematian per 1000 kelahiran hidup. Komitmen ini sekaligus merupakan sebuah pengejawantahan dari strategi Unilever Sustainable Living Plan (USLP), yaitu strategi Unilever secara global untuk meningkatkan bisnis dua kali lipat dan di saat yang bersamaan mengurangi dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan meningkatkan manfaat yang diciptakan bagi masyarakat.

Waila Wisjnu, Health, Wellbeing and Nutrition Program Manager Yayasan Unilever Indonesia menambahkan, “Memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia kali ini, Lifebuoy melebarkan jangkauannya ke 16 propinsi di Indonesia dengan mengadakan program Gerakan 21 Hari (G21H) yang menyasar siswa sekolah dasar dan ibu-ibu melalui program PKK. G21H bertujuan untuk menerapkan CTPS selama 21 hari tanpa henti agar tertanam menjadi sebuah kebiasan sehari-hari. Alasan Lifebuoy terus berkomitmen mensosialisasikan CTPS karena merupakan salah satu cara yang sederhana namun efektif dalam menjaga kesehatan. CTPS telah terbukti berkontribusi untuk menurunkan prevalensi balita yang menderita diare taitu dari 9% pada tahun 2007 menjadi 3,5% di tahun 2013.”

Dokter spesialis anak dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A mengatakan, “CTPS dengan air mengalir terbukti dapat menurunkan resiko diare hingga 50% dan ISPA hingga 45% , sehingga penting sekali menanamkan pengetahuan dan kebiasaan CTPS, terutama kepada anak-anak dan para ibu. Penerapan CTPS dalam keluarga bisa membantu mengurangi tingkat penularan penyakit terutama pada anak-anak di bawah lima tahun yang daya tahan tubuhnya masih lemah.”

Lebih lanjut dr. Ariani menjelaskan, “Saya percaya anak-anak dan ibu bisa menjadi agent of change yang membantu menanamkan kebiasaan CTPS bagi anggota keluarga lainnya. Jadi mari kita biasakan anak-anak untuk CTPS sebelum makan pagi, makan siang, makan malam, saat mandi, dan setelah dari toilet. Untuk para ibu, juga perlu diingat untuk CTPS sebelum makan, sebelum menyiapkan makan bayi/ balita, sebelum merawat bayi/balita, setelah dari toilet, setelah membersihkan kotoran bayi/balita dan mandi menggunakan sabun.”

Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan Hari Cuci Tangan Sedunia dilakukan melalui kemitraan dengan pemerintah, mitra LSM dan sektor swasta diantaranya PT Trans Retail Indonesia (Carrefour). “PT. Trans Retail Indonesia (Transmart Carrefour) merupakan salah satu peretail yang peduli terhadap pemenuhan hak-hak anak Indonesia dan salah satu inisiator pendiri Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) yang mendukung target 70 juta anak Indonesia sehat melalui cuci tangan menggunakan sabun di tahun 2015. Kesamaan visi inilah yang melatarbelakangi kerja sama PT. Trans Retail Indonesia dengan Unilever untuk selalu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia terutama bagi Ibu dan anak,” tambah Adji Srihandoyo, Corporate Affairs Director, PT. Trans Retail Indonesia.

Fenita Arie, seorang selebriti dan ibu dua anak, merasa senang bisa terlibat dalam perayaan Hari Cuci Tangan Sedunia, “Kami senang sekali bisa ikut merayakan Hari Cuci Tangan Sedunia bersama Lifebuoy. Kami percaya bahwa CTPS merupakan perilaku sederhana yang memiliki banyak manfaat terutama bagi anak-anak. Kami mendukung upaya Lifebuoy untuk terus menyebarkan kebiasaan baik ini sehingga semakin sedikit anak-anak yang terkena diare dan ISPA.”

“Kami berharap melalui Hari Cuci Tangan Sedunia ini, kesadaran masyarakat untuk menerapkan CTPS di lima saat penting semakin tinggi, dan komitmen kami untuk menjangkau 70 juta tangan Indonesia Sehat pada 2015 dapat tercapai,” tutup Indri.

Indonesia

Graha Unilever
Jl. Jend. Gatot Subroto kav.15
Jakarta – 12930

www.unilever.co.id

+6221-5299 5299

Back to top