300 anak jalanan & yatim piatu Mendapatkan pelayanan gigi gratis di Bulan Kesehatan Gigi Nasional

Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) kembali diselenggarakan di Jakarta, yaitu di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti (FKG USAKTI)

Jakarta, 27 Oktober 2014 – Setelah terselenggara di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Salemba pada pertengahan Oktober 2014, Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) kembali diselenggarakan di Jakarta, yaitu di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti (FKG USAKTI). Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 27 hingga 29 Oktober 2014. Sekitar 650 tenaga kesehatan gigi akan turun untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi lebih dari 300 masyarakat yang membutuhkan di Jakarta Barat dan sekitarnya.

Berdasarkan RISKESDAS 2013, sekitar 28,9% anak pada kelompok usia 5-9 tahun di Indonesia masih memiliki masalah gigi dan mulut, namun baru 35,1% menerima pelayanan. Sedangkan pada kelompok usia 10 – 14 tahun, sekitar 25,2% anak memiliki permasalahan gigi dan mulut namun baru 28,3% menerima pelayanan kesehatan gigi dan mulut. “Berdasarkan dari fakta yang ada, Pepsodent sebagai brand yang memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia merasa perlu mengambil bagian dalam edukasi serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat Indonesia terutama kepada anak,” ujar drg. Ratu Mirah Afifah GCClinDent., MDSc., Professional Relationship Manager Oral Care, PT Unilever Indonesia.

Lebih lanjut drg. Mirah menambahkan bahwa dari 95,7% anak di kelompok usia 10 – 14 tahun yang sudah menyikat gigi setiap hari, namun baru 1,7% anak yang menyikat gigi dengan benar (RISKESDAS, 2013). Padahal, karies dapat dicegah melalui cara sederhana seperti menyikat gigi dua kali sehari, pada waktu yang dianjurkan, yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.

Tahun ini, BKGN di FKG Universitas Trisakti memberikan perhatian khusus bagi anak – anak tuna wisma dan yatim piatu di sekitar Jakarta. “Bagi kami, kesehatan adalah hak setiap orang oleh karenanya, kami senang sekali jika BKGN dapat dijadikan momentum untuk memberikan edukasi serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat yang membutuhkan, yaitu sekitar 300 anak tuna wisma dan yatim piatu di Jakarta,” ujar Prof. Dr. Drg. Tri Erri Astoeti, M.Kes., Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti.

Prof. Erri menambahkan, BKGN di FKG di Universitas Trisakti sengaja memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang membutuhkan karena mengacu pada data dari RISKESDAS 2013, Indeks Gigi Tanggal (DMF – T) di kuantil indeks kepemilikan terbawah sebesar 5,1 (RISKESDAS, 2013). “Selain indeks kepemilikan, tingkat pendidikan juga amat mempengaruhi derajat kesehatan gigi dan mulut. Hal ini dapat dilihat dari data RISKESDAS yang menyatakan bahwa DMF – T masyarakat yang tidak bersekolah sebesar 10,6 angka tersebut jauh di atas angka DMF – T masyarakat yang lulus perguruan tinggi sebesar 4,1. Oleh karenanya, kami memanfaatkan momen BKGN untuk memberikan edukasi kepada masyarakat yang membutuhkan dengan demikian kami bersama Pepsodent berharap BKGN dapat dirasakan segala kalangan,” tambah Prof. Erri.

Selama lebih dari 80 tahun berada di tengah masyarakat Indonesia, Unilever melalui Pepsodent telah bekerjasama dengan para stakeholder baik insitusi profesional seperti PDGI dan AFKDOKGI maupun institusi pemerintah seperti Kementrian Kesehatan untuk memberikan edukasi serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada lebih dari 9 juta orang di Indonesia. Upaya konsisten ini merupakan implementasi dari strategi Unilever Sustainable Living Plan (USLP) dimana Pepsodent mengambil peran untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan 1 milyar masyarakat dunia di tahun 2020.

“Pepsodent paham akan pentingnya menanamkan kesadaran untuk menjaga kesehatan gigi sejak dini kepada anak – anak, karena sebagai generasi penerus bangsa mereka dapat membawa perubahan baik bagi lingkungannya, termasuk perubahan dalam perilaku menjaga kesehatan gigi dan mulut. Lebih lanjut, Pepsodent berharap anak dapat berperan sebagai “agent of change”. Agar dapat menjalankan perannya secara maksimal, anak perlu didukung dengan kesehatan gigi yang baik karena kesehatan gigi amat mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan,” tutup drg. Mirah.

Indonesia

Graha Unilever
Jl. Jend. Gatot Subroto kav.15
Jakarta – 12930

www.unilever.co.id

+6221-5299 5299

Back to top