Kemitraan jangka panjang Unilever dengan supplier: Kunci untuk pertumbuhan yang berkelanjutan

Untuk pertama kalinya di Indonesia, Unilever mengumpulkan 32 supplier utamanya untuk bertemu para eksekutif senior Unilever untuk membahas dan menjajaki peluang kemitraan strategis di Indonesia.

Jakarta, 19 Maret 2013 – Hari ini untuk pertama kalinya di Indonesia Unilever mengumpulkan 32 supplier utamanya di tataran global untuk bertemu dengan para eksekutif senior Unilever untuk membahas dan menjajaki peluang kemitraan strategis di Indonesia , mendiskusikan ide-ide inovasi serta mengkaji bagaimana target pertumbuhan Unilever Indonesia dapat direalisasikan melalui investasi dalam kapasitas dan kapabilitas. Acara yang dikemas dalam program bertajuk ‘Partner to Win’ ini diadakan di Jakarta hari ini (19/3). Unilever telah beroperasi di Indonesia selama hampir 80 tahun dan kemitraan strategis dengan supplier merupakan cara untuk terus tumbuh secara berkelanjutan untuk 80 tahun berikutnya

Marc Engel, Chief Procurement Officer Unilever mengatakan, “Unilever mempunyai cita-cita yang ambisius, yakni menumbuhkan bisnisnya dua kali lipat sambil mengurangi dampak yang ditimbulkannya terhadap lingkungan serta meningkatkan dampak positifnya bagi masyarakat. Kami mencapai kemajuan yang baik di kedua bidang ini. Untuk mencapai ambisi jangka panjang kami, sangat penting bagi kami untuk melakukan kerjasama erat dengan para supplier strategis untuk mendorong terciptanya inovasi secara lebih cepat serta berinvestasi di sepanjang rantai nilai kami. Untuk mencapai hal tersebut, kami harus membentuk kemitraan di Indonesia dengan supplier-supplier yang memiliki wawasan yang sama dengan kami.”

Maurits Lalisang, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk mengatakan, “Pertumbuhan Unilever di Indonesia sangat memuaskan. Dari tahun 2000 – 2011 Unilever Indonesia bertumbuh dengan baik dengan CGAR (compounded annual growth rate) sebesar 15,3%. Untuk mendukung pertumbuhan kami di Indonesia, Unilever telah menginvestasikan lebih dari Rp 4 trilliun pada kurun waktu tiga tahun belakangan. Kami percaya bahwa Indonesia memegang peranan penting dalam pertumbuhan Unilever secara global dan melalui acara hari ini kami berharap para supplier strategis kami juga akan berinvestasi untuk pertumbuhan Indonesia dalam jangka panjang.”

M. Chatib Basri, S.E., M.Ec., Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI, menyambut baik diadakannya acara ‘Partner to Win’ oleh Unilever. Ia mengatakan, “Kegiatan investasi telah memberi sumbangan penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada tahun 2011, ekonomi Indonesia tumbuh 6.5%, sedangkan pertumbuhan pada tahun 2012 adalah 6.2%. Saat ini ekonomi Indonesia merupakan ekonomi dengan pertumbuhan tercepat kedua di antara para anggota G20. Pertumbuhan ini juga tercermin dalam kinerja investasi di Indonesia pada tahun 2012, dimana investasi asing langsung mencapai $24 miliar, 26.07% (y-o-y), suatu rekor tertinggi.”

Tentang ‘Partner to Win’

Pada tahun 2011 Unilever meluncurkan suatu program khusus yang dinamakan ‘Partner to Win’ [Bermitra untuk Menang] untuk melakukan kerjasama lebih erat dengan para supplier utamanya. Program ‘Partner to Win’ telah memungkinkan perusahaan menciptakan lebih banyak kemitraan jangka panjang untuk bersama-sama menciptakan kapabilitas baru.

Acara yang diadakan di Jakarta merupakan bagian dari rangkaian program ‘Partner to Win’ yang diadakan oleh Unilever Global. Sebelumnya, pertemuan serupa telah diadakan di London, Istanbul, Durban, dan Mumbai. Pada bulan Juni akan diadakan pertemuan puncak tahunan global di Singapura.

Indonesia

PT Unilever Indonesia

Graha Unilever

Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 15

Jakarta 12930

+62 21 5299 6773 / 6818

info.uli@unilever.com

Back to top