Wall’s Dung Dung

Bersamaan dengan peluncuran rasa terbarunya: Sari Pandan Kelapa dan Es Teler, Wall’s Dung Dung selenggarakan Kedai Dung Dung di 30 mesjid di kota-kota besar Indonesia.

Jakarta,24 Juli 2012–Setelah sukses menyelenggarakan Kedai Dung Dung di beberapa mesjid besar di daerah Jabodetabek selama bulan Ramadan tahun lalu, Wall’s Dung Dung kembali hadirkan Kedai Dung Dung selama bulan Ramadan sekaligus memperkenalkan rasa barunya: Sari Pandan Kelapa dan EsTeler.

Kedai Dung Dung kembali hadir dengan ragam sajian dan atmosfir bertemakan nostalgia ‘Yang Manis dari Masa Lalu’ yang kental dengan nuansa khas tradisional Indonesia. Tahun ini Kedai Dung Dung akan hadir di 30 masjid yang tersebar di wilayah Jakarta, Surabaya dan Yogyakarta. Berbagai mainan nostalgia dan lezatnya es krim rasa khas Indonesia siap menceriakan dan memberikan pengalaman tak terlupakan untuk momen kebersamaan bagi seluruh anggota keluarga.

Nuning Wahyuningsih selaku Senior Brand Manager Wall’s Dung Dung mengatakan, “Masyarakat Indonesia senantiasa dikenal dengan kebersamaannya yang kuat, apalagi di bulan Ramadan, nuansa ini terasa sangat kental. Untuk itu, Kedai Dung Dung kembali hadir sebagai sebuah tempat dimana keluarga bisa menikmati momen kebersamaan sembari mengingat kembali manisnya nostalgia jajanan tradisional favorit keluarga Indonesia.”

Dalam konferensi pers sore ini, Mona Ratuliu selaku aktris sekaligus Ibu dengan tiga anak turut berbagi cerita nostalgianya bersama keluarga saat bulan Ramadan tiba. “Momen berkumpul bersama dengan keluarga memang merupakan satu momen yang selalu ditunggu-tunggu, salah satunya ketika bulan Ramadan tiba. Saya jadi teringat, banyak sekali kenangan manis saya dan keluarga saat berbuka puasa dulu, dimana kami selalu berbagi banyak cerita sambil menikmati aneka jajanan tradisional,” jelas Mona.

“Momen kebersamaan dan tradisi seperti inilah yang ingin saya jaga dan teruskan kepada keluarga saya. Sungguh sangat menyenangkan bisa bernostalgia dengan jajanan tradisional bersama anak-anak saya, kebersamaan yang manis ini juga pasti nantinya akan selalu diingat oleh anak-anak saya,” imbuhnya.

Indonesia memang terkenal akan tradisi kulinernya yang sangat kaya, tidak terkecuali keberagaman jajanan manis tradisional yang menggugah selera. Aneka jajanan tradisional pun telah menjadi tradisi pelengkap yang dapat menceriakan suasana berkumpul bersama keluargauntuk bernostalgia dan berbagi cerita bersama. Oleh karena itu, dalam setiap momen spesial berkumpul bersama keluarga, jajanan tradisional selalu hadir, salah satunya ketika momen berbuka puasa di bulan Ramadan.

Ragam sajian kuliner Indonesia seperti jajanan tradisional tak terlepas dari pemakaian bahan makanan dengan rasa asli yang khas Indonesia seperti santan kelapa, pandan dan nangka. Hal ini dijelaskan oleh Arie Parikesit selaku Pakar Kuliner Indonesia, “Pandan, santan kelapa dan juga nangka memang merupakan bahan makanan sumber inspirasi berbagai sajian kuliner Indonesia terutama jajanan tradisional. Pandan atau yang disebut juga dengan ‘Vanilla of Indonesia’ merupakan salah satu yang spesial dimana bahan ini banyak digunakan di aneka masakan Indonesia. Dengan aroma yang khas Indonesia, pandan sangat cocok dipadukan dengan gurihnya santan kelapa dan manisnya gula jawa kental.”

Selain Pandan, santan kelapa dan nangka, salah satu sajian favorit keluarga yang menjadi ciri khas asli Indonesia adalah es teler. “Es teler merupakan hidangan pencuci mulut asli Indonesia yang sangat disukai keluarga. Segar dan manisnya perpaduan buah-buahan tropis dan sirup manis membuat es ini diadaptasi oleh negara-negara lain dalam bentuk yang serupa,” tambahnya.

Dua rasa spesial khas Indonesia inilah yang diangkat menjadi inspirasi Wall’s Dung Dung kali ini. Hal ini dijelaskan oleh Nuning, “Sebagai komitmen kami untuk terus menggali inspirasi rasa asli Indonesia, Wall’s Dung Dung meluncurkan varian barunya: Sari Pandan Kelapa dan Es Teler. Paduan nikmatnya es krim dari santan kelapa segar yang dicampur dengan daun pandan asli serta dilengkapi dengan gula merah yang mengundang selera bisa dinikmati di Wall’s Dung Dung rasa Sari Pandan Kelapa. Sementara segarnya es teler dalam paduan santan, potongan kelapa muda dan buah-buahan segar dapat dirasakan dalam Wall’s Dung Dung rasa es teler.”

“Kami berharap kehadiran Wall’s Dung Dung akan bisa memanjakan lidah para penikmat es krim yang rindu akan rasa khas jajanan tradisional Indonesia. Selain itu, kami juga berharap Wall’s Dung Dung bisa menjadi favorit pilihan keluarga yang akan selalu hadir membangkitkan kenangan manis dari masa lalu serta senantiasa membawa kehangatan dalam kebersamaan keluarga,” tambahnya.

Varian baru Wall’s Dung Dung turut disajikan dalam Kedai Dung Dung dan dapat dinikmati dengan berbagai topping tradisional seperti kuping gajah, kue semprong, sirup gula merah, pacar cina dan ketan hitam. Penyajiannya juga dapat dinikmati dengan pilihan roti dan cone yang akan disajikan secara unik melalui pantun berbalas.

“Nikmati momen kebersamaan penuh nostalgia khas Indonesia di Kedai Dung Dung di kota Anda,” tutup Nuning.

Indonesia

PT Unilever Indonesia

Graha Unilever

Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 15

Jakarta 12930

+62 21 5299 6773 / 6818

info.uli@unilever.com

Back to top