Manajemen Risiko

Direksi bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan menilai risiko yang dihadapi Perseroan dan memastikan bahwa risiko-risiko tersebut dikelola secara efektif. Direksi didukung oleh Tim Manajemen Risiko Korporasi, yang mengatur desain, implementasi dan pemutakhiran sistem manajemen yang efektif secara teratur. Komite ini terdiri atas Kepala Audit Internal, Financial Controller, Commercial Manager, Business System Manager dan Sekretaris Perusahaan, dan diketuai oleh Chief Financial Officer.

Secara umum, kami mengambil langkah-langkah utama berikut dalam mengelola risiko:

Risk management

Evaluasi Efektivitas Sistem Manajemen Risiko

Manajemen risiko yang efektif merupakan hal mendasar untuk pengelolaan bisnis yang baik, dan keberhasilan Unilever Indonesia sebagai organisasi bergantung pada kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengeksploitasi berbagai risiko utama dan peluang untuk bisnis kami. Unilever mengelola risiko dan peluang tersebut dengan cara yang dipertimbangkan matang-matang, terstruktur, terkontrol dan efektif. Pendekatan manajemen risiko kami tertanam dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Kami telah menempatkan jaminan internal dan pemantauan kepatuhan untuk meninjau pengaturan risiko strategi kami. Jaminan internal yang independen (audit internal dan audit perusahaan) dan jaminan eksternal memainkan peran kunci dalam memastikan bahwa risiko operasional dan risiko pelaksanaan bisnis benar-benar diperhatikan dan dikelola.

Di 2015, matriks risiko bisnis Perseroan telah ditinjau dan dibahas dengan Direksi. Kami tidak mencatat adanya perubahan signifikan dalam lingkungan risiko yang baru dan Direksi yang bersangkutan telah ditugaskan untuk mengelola risiko di dalam area mereka masing-masing.

Back to top