Toggle Cari

  1. Home
  2. Investor
  3. Pedoman Tatakelola Perusahaan
  4. Dewan Komisaris
  5. Profil Dewan Komisaris

Profil Dewan Komisaris

Presiden Komisaris & Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi

Maurtis Daniel Rudolf Lalisang

Warga Negara Indonesia, lahir di Makassar, berdomisili di Jakarta (usia 63). 

Bergabung dengan Unilever Indonesia pada tahun 1980. Diangkat sebagai Presiden Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 27 November 2014 yang efektif mulai 1 Desember 2014. Sebelumnya, menjabat sebagai Presiden Direktur Unilever Indonesia dari Juni 2004 sampai Desember 2014.

Menjabat beragam posisi senior lain di Perseroan termasuk Direktur Corporate Relations (2003-2004), Direktur Foods (2000-2003), Direktur Home Care (1999-2000) dan Direktur Penjualan (1997-1999). Meraih gelar di bidang Administrasi Bisnis dari Universitas Indonesia (1978), dan lulus dari Program Eksekutif Lanjutan di Kellogg Graduate School of Management dari University of Chicago, Amerika Serikat, pada tahun 2001.

Maurits Lalisang

Komisaris Independen & Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi

Mahendra Siregar

Warga Negara Indonesia, lahir di Bandung, berdomisili di Jakarta (usia 54). 

Diangkat sebagai Komisaris Unilever Indonesia pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan bulan Juni 2015, efektif tanggal 8 Juni 2015. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM) dari 2013 sampai 2014, dimana jabatan beliau sebelumnya adalah mantan Wakil Menteri Keuangan (2011-2013) dan Wakil Menteri Perdagangan (2009-2011) dan merupakan penerima medali Bintang Mahaputra bergengsi.

Bergabung dengan dunia usaha setelah lebih dari dua dekade bekerja untuk pemerintah, dan saat ini juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Semen Indonesia Tbk (sejak 2012) dan Komisaris Utama Bank Mandiri (Europe) Ltd (sejak 2016), serta menjadi Komisaris PT Sequis (sejak 2015), PT AKR Corporindo Tbk (sejak 2015), dan PT Vale Indonesia Tbk (sejak 2016). Dari 2009 ke 2010, menjabat sebagai Chairman dan CEO ndonesia Eximbank (LPEI). Juga menjabat sebagai anggota dari Dewan Penasehat Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) dan Asosiasi Fintech Indonesia. 

Memainkan peran aktif dalam dunia akademis dan diangkat sebagai Profesor Adjunct di Asia Competitiveness Institute, Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore di tahun 2015. Baru-baru ini menjadi anggota fakultas dari Institut Bank Indonesia, dan anggota dewan Australia-Indonesia Centre. Sarjana di bidang Ekonomi Pembangunan dari Universitas Indonesia (1986), dan memperoleh gelar Master di bidang Ekonomi dari Monash University, Australia, pada tahun 1991.

Mahendra Siregar

Komisaris Independen & Ketua Komite Audit

Erry Firmansyah

Warga Negara Indonesia, lahir di Bandung, berdomisili di Jakarta (usia 61).

Diangkat sebagai Komisaris Independen Unilever Indonesia pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan bulan Juli 2009 dan sebagai Ketua Komite Audit pada bulan Mei 2012.

Saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (sejak 2009), PT Solusi Tunas Pratama Tbk (sejak 2012), PT Bali Towerindo Sentra Tbk (sejak 2013) dan PT Pool Advista Indonesia Tbk (sejak 2016), dan sebagai Komisaris di PT Makmur Sejahtera Wisesa (sejak 2009), PT Indo Premier Securities (sejak 2013), dan PT Eagle Capital (sejak 2009). 

Kariernya termasuk posisi tingkat Dewan lainnya, termasuk Presiden Komisaris PT KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) (2009-2015) dan PT Bloom Capital Nusantara (2010-2013); Komisaris di PT Pefindo (2009-Juni 2016) dan PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (2009-2012).

Komisaris Independen di PT Astra Internasional Tbk (2009-2015), PT Elnusa (2010-2013) dan PT Berau Coal Energy Tbk (2010-2014); Presiden Direktur PT Bursa Efek Indonesia (2002-2009) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (1998-2002); dan Direktur PT AON Indonesia (1992-1997). Beliau juga menjabat beberapa posisi senior dengan Grup Lippo (1990-1998), PT Sumarno Pabottingi (1985-1990) dan PT Dwi Satya Utama (1984-1985), setelah memulai kariernya sebagai Auditor di Drs. Hadi Sutanto (Koresponden Price Waterhouse) dari tahun 1982 sampai 1984.

Adalah anggota aktif dari beberapa organisasi, menjabat sebagai Ketua KADIN Komite GCG, Ketua BANI Arbitrase Indonesia, Ketua Dewan Penasehat Indonesia Overseas Alumni dan sebagai anggota dari Dewan Kehormatan BAPMI. Lulus dari Universitas Indonesia pada tahun 1981 dengan gelar sarjana Ekonomi, jurusan Akuntansi.

Erry Firmansyah

Komisaris Independen

Hikmahanto Juwana

Warga Negara Indonesia, lahir dan berdomisili di Jakarta (usia 51).

Diangkat sebagai Komisaris Independen Unilever Indonesia pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Juni 2011. Saat ini sebagai Guru Besar Hukum Internasional di Universitas Indonesia sejak tahun 2001.

Posisi lainnya yang dijabat saat ini termasuk Komisaris Independen PT Aneka Tambang Tbk (2009-sekarang), anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank Panin Tbk (2012-sekarang), Ahli Hukum di Departemen Pertahanan (Februari 2010-sekarang), anggota Komite Hukum di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (2008-sekarang), anggota dari Mekanisme Penyelesaian Sengketa ASEAN (2009-sekarang), arbitrator pada Badan Arbitrase Komoditas Indonesia (BAKTI) (2010-sekarang). Menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Tugu Reasuransi Indonesia (2008-2012) dan pada PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (2013).

Sebelumnya bekerja untuk sejumlah institusi Pemerintah dalam kapasitasnya sebagai penasihat, termasuk sebagai anggota Komite Pemantau Pajak Departemen Keuangan (2010-2013), sebagai Advisor Ahli Hukum Internasional di Kantor Kejaksaan Agung (2013), sebagai anggota dari Dewan pakar di Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (2004-2005), sebagai penasihat di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (2001-2002) sebagai penasihat ahli di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2000- 2001), sebagai arbiter di Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia (BAPMI) (2013-2016).

Sebelumnya menjabat berbagai posisi di sejumlah firma hukum terkemuka di Jakarta. Menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (2004-2008) dan mengajar hukum di beberapa universitas terkemuka di Indonesia dan sebagai profesor tamu di Jepang, Singapura dan Australia. Seorang peneliti independen yang telah menerbitkan berbagai buku, artikel dan makalah penelitian di antaranya mengenai berbagai aspek hukum internasional, hukum bisnis, dan hukum udara dan ruang. Lulus dengan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 1987, dan dianugerahi LLM dari Keio University, Jepang pada tahun 1992 dan PhD dari University of Nottingham, Inggris pada tahun 1997.

Hikmahanto Juwana

Cyrillus Harinowo

Warga Negara Indonesia, lahir di Yogyakarta, berdomisili di Jakarta (usia 64).

Diangkat sebagai Komisaris Independen Unilever Indonesia pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2004. Saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank Central Asia Tbk (2003-sekarang). Mulai tahun 1998 hingga 2003 bekerja di Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington DC sebagai Alternate Executive Director dan Technical Assistance Advisor di Monetary and Exchange Affairs Department.

Sebelumnya, berkarier selama 25 tahun di Bank Indonesia sebagai Kepala Departemen Pasar Uang dan Pengelolaan Moneter, yang merupakan posisi setingkat Direktur, dari 1994 sampai 1998. Dari tahun 1988 sampai 1989 menjabat Asisten Menteri Perdagangan, dan telah menjabat beberapa posisi manajerial senior lainnya di lembaga-lembaga pemerintah dan non-pemerintah.

Saat ini mengajar di beberapa universitas terkemuka di Jakarta dan menulis untuk berbagai publikasi media, serta seringkali menjadi pembicara di seminar domestik dan internasional. Lulus dengan gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada (1977), dan memegang gelar Master di bidang Ekonomi Pembangunan dari Centre for Development Economics, Williams College, USA (1981), dan gelar PhD dalam Kebijakan Moneter dan Internasional dari Vanderbilt University, USA (1985).

Cyrillus Harinowo
Back to top