‘Gerakan 1000 Toilet Higienis Domestos’
14/10/2011 : Jakarta, 13 Oktober 2011 – Tanpa disadari, kita berbagi tempat dengan orang lain bahkan di ruang yang sangat pribadi sekalipun
Jakarta, 13 Oktober 2011– Tanpa disadari, kita berbagi tempat dengan orang lain bahkan di ruang yang sangat pribadi sekalipun. Layaknya tempat umum, perlu perlakuan khusus bagi toilet sehingga aman untuk digunakan oleh semua orang. Rasa aman dalam bertoilet tidak hanya ditunjang oleh fasilitas fisik sebuah toilet umum seperti ruang yang terang dan kering, tetapi juga kloset yang bersih dan higienis dengan cukup air atau sarana penunjang. Sayangnya, kesadaran sebagian besar anggota masyarakat dalam memperlakukan toilet, terlebih toilet umum, dengan semestinya masih sangat rendah.
Evelyn Suleeman, sosiolog dari Universitas Indonesia yang juga pemerhati ruang sosial masyarakat, mengungkapkan bahwa perilaku masyarakat yang kurang peduli dalam menjaga kebersihan toilet umum juga didasari oleh adanya anggapan bahwa sudah ada yang bertanggung jawab atas kebersihan toilet umum. Ia menekankan perlunya keterlibatan semua pihak, baik pengguna maupun pengelola, dalam menjaga kebersihan toilet umum.
Menyadari hal ini, Domestos Toilet & Porcelain Cleaner, produk pembersih toilet higienis, yang telah dipasarkan oleh Unilever Indonesia sejak bulan Maret 2011, terinspirasi untuk mencanangkan gerakan ‘1000 Toilet Higienis Domestos’ di Jakarta dan sekitarnya, bekerjasama dengan Asosiasi Toilet Indonesia. “Kami menargetkan 1000 toilet umum untuk menjadi toilet higienis sekaligus menjadi media untuk mengedukasi masyarakat atas pentingnya toilet higienis ini,” ujar Nanang Siswanto, Senior Brand Manager Surface Cleaner & Nomos, PT Unilever Indonesia Tbk.
Gerakan ‘1000 Toilet Higienis Domestos’ sudah dimulai pada tanggal 20 Agustus lalu di Rest Area KM 19, 39 dan 42 menjelang mudik Lebaran. Gerakan ini, yang merupakan bagian dari perayaan Hari Toilet Sedunia yang jatuh pada tanggal 19 November nanti, juga dilaksanakan di sekolah-sekolah, pusat-pusat perbelanjaan, serta perkantoran.
Pendiri Asosiasi Toilet Indonesia, Naning S. Adiwoso, menyatakan perlunya peran swasta dan industri terkait dalam mengedukasi dan menghadirkan fasilitas umum yang memadai serta memenuhi standar kesehatan masyarakat. Toilet umum seharusnya memenuhi kriteria yang telah ditentukan seperti ruang gerak yang memadai, memiliki ventilasi udara, pencahayaan yang baik, memiliki cukup air baik untuk menggelontor pembuangan maupun mencuci tangan, dilengkapi dengan tempat sampah, serta dikelola dan dipelihara dengan rutin.
“Selain bekerja sama dengan Asosiasi Toilet Indonesia, kami juga akan menggandeng asosiasi atau instansi lain yang memiliki visi yang sama untuk menjadikan toilet umum dan toilet di rumah sebagai tempat yang berperan penting bagi kesehatan penggunanya,” jelas Nanang lebih lanjut seraya menekankan perlunya partisipasi setiap orang – dimulai dari keluarga – untuk menjaga kebersihan dan higienitas toilet yang digunakan.
Selain mengenai kriteria fisik di atas, faktor lain yang juga perlu menjadi perhatian adalah pemahaman masyarakat mengenai higienitas di toilet. Sebagian besar pengguna toilet tidak mengetahui beberapa fakta kesehatan mengenai toilet. Sebagai contoh, bahwa ‘Satu kuman bisa berkembang menjadi jutaan dalam waktu kurang dari 24 jam (Sumber: AISE, Technical TaskForce Hypochlorite, Scientific dossier, March, 1997)’. Selain itu, ‘Kuman penyebab diare, typus dan muntaber dapat berkembang dengan pesat di toilet (Sumber: Rijkelt Beumer, Dr, et al, International Scientific Forum on Home Hygiene, August, 2002). “Informasi seperti ini yang berusaha dikomunikasikan Domestos dalam Gerakan ‘1000 Toilet Higienis Domestos’ sehingga pada akhirnya pengguna akan lebih memperhatikan higienitas toilet yang digunakannya,” lanjut Nanang.
Untuk membantu masyarakat agar dapat memperoleh toilet yang bersih dan higienis baik di rumah maupun di tempat umum, Domestos Toilet & Porcelain Cleaner mengembangkan inovasi produknya dengan menggunakan bahan aktif Sodium Hypochlorite. Penggunaan bahan aktif ini aman bagi kebutuhan rumah tangga maupun tempat umum. World Health Organization (WHO) juga telah merekomendasikan penggunaan Sodium Hypochlorite sebagai bahan pembunuh kuman yang ampuh dan aman, serta tidak merusak, untuk digunakan sehari-hari..
Hasil riset dan pengembangan produk Domestos Toilet & Porcelain Cleaner menunjukkan bahwa selain membersihkan, produk ini juga mampu membunuh kuman penyakit yang berkembangbiak dan menyebar melalui penggunaan toilet, bahkan yang disisakan oleh pembersih lainnya. Keunggulan lain Domestos Toilet & Porcelain Cleaner terletak pada formulanya yang kental, yang mampu membunuh kuman dengan lebih efektif, serta kemasannya dengan leher botol yang mampu menjangkau tempat-tempat sulit.
Melalui Gerakan 1000 Toilet Higienis Domestos hasil kerja sama Domestos dan Asosiasi Toilet Indonesia ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kepedulian masyarakat untuk lebih peduli dalam menjaga kebersihan dan juga higienitas toilet, terutama toilet umum. “Dengan begitu kami berharap bahwa nantinya, dimanapun kita berada, kita tidak lagi perlu merasa tidak nyaman dan khawatir untuk menggunakan toilet umum.”
PT Unilever Indonesia Tbk:
Graha Unilever
Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 15
Jakarta 12930
T: +62 21 5299 6773
F: +62 21 526 2046

